Pemkab Samosir Matangkan Dukungan Lintas Sektor di ToTK UTMB 2026 (Analisadaily/Tetty Naibaho)
Analisadaily.com, Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar rapat finalisasi persiapan pelaksanaan Trail of The Kings (ToTK) UTMB 2026 di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (9/6/2026)
Rapat tersebut dipimpin Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang dan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetti Naibaho, para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Camat Pangururan, Camat Ronggur Nihuta, serta Camat Sianjur Mula-mula serta pihak Event Organizer (EO) PT. Cipta Aksi Bersama (Creation)
Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis dan dukungan lintas sektor guna memastikan pelaksanaan event olahraga internasional yang akan berlangsung pada 11-14 Juni 2026 berjalan lancar dan sukses.
Asisten II Hotraja Sitanggang menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan Trail of The Kings yang menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan di kawasan Danau Toba.
Setiap instansi diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing agar seluruh kebutuhan peserta dan pengunjung dapat terlayani dengan baik.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir Tetti Naibaho menyampaikan bahwa persiapan terus dimatangkan, mulai dari kesiapan jalur perlombaan, kebersihan kawasan, pengelolaan sampah, hingga pelayanan kepada peserta dan wisatawan yang diperkirakan akan memadati Kabupaten Samosir selama pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Dinas Kesehatan bersama rumah sakit yang ditunjuk diminta memastikan kesiapan layanan kesehatan, tenaga medis, ambulans, serta pos kesehatan di titik-titik strategis sepanjang jalur perlombaan. Kesiapan layanan kesehatan dinilai penting mengingat jumlah peserta yang cukup besar dan tingkat kesulitan lintasan yang beragam.
Selain itu, para camat dari wilayah yang dilalui rute lomba diminta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung kebersihan, keamanan, serta kenyamanan peserta selama perlombaan berlangsung.
Rapat finalisasi juga membahas pengelolaan sampah, penataan lokasi kegiatan, kebutuhan logistik, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian Trail of The Kings UTMB 2026 dapat terlaksana dengan baik.
Dalam rapat tersebut juga membahas terkait kesiapan Dinas Perhubungan untuk lalu lintas termasuk parkir serta kesiapan kapal penyebrangan.
Kepala Dinas Kebudayaan dna Pariwisata Samosir Tetti Naibaho juga menyebutkan Puncak pelaksanaan Trail of The Kings UTMB 2026 pada 14 Juni mendatang juga akan dimeriahkan dengan konser hiburan yang menghadirkan musisi lokal dan nasional.
Band nasional Changcuters dijadwalkan menjadi salah satu penampil utama, didampingi grup musik Batak Marsada Band yang selama ini dikenal luas di kalangan masyarakat Sumatera Utara.
Kehadiran kedua grup musik tersebut diharapkan semakin menambah semarak perhelatan Trail of The Kings sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat untuk berkunjung ke Kabupaten Samosir.
Selain menjadi ajang olahraga internasional, Trail of The Kings UTMB 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM lokal melalui penyediaan stand dan booth usaha, serta memperkuat promosi pariwisata Kabupaten Samosir di tingkat nasional maupun internasional dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Samosir juga menyampaikan kesiapan dalam mendukung ketertiban selama pelaksanaan Trail of The Kings UTMB 2026.
Bersama pihak kecamatan dan pemerintah desa, Satpol PP telah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya pemilik ternak, agar tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di jalan maupun di jalur yang akan dilalui peserta lomba.
Perwakilan Satpol PP menjelaskan bahwa pihaknya belajar dari pengalaman penyelenggaraan Trail of The Kings pada tahun-tahun sebelumnya, di mana masih ditemukan ternak yang berkeliaran di sekitar lintasan perlombaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satpol PP telah menyiapkan kandang penampungan di kantor Satpol PP bagi ternak yang ditemukan berkeliaran dan harus ditertibkan selama pelaksanaan event.
Namun demikian, Satpol PP menegaskan bahwa fasilitas kandang tersebut hanya bersifat sementara karena pemerintah tidak menyediakan pakan ternak. Oleh karena itu, pemilik ternak diimbau untuk menjaga dan mengandangkan hewan peliharaannya masing-masing.
Ternak yang ditertibkan akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menjelang acara puncak pada 14 Juni 2026, Satpol PP juga memberikan sejumlah masukan terkait pengaturan tamu undangan dan keamanan area kegiatan. Satpol PP meminta panitia menyiapkan daftar tamu VIP yang akan menempati tribun VIP sehingga akses ke area tersebut dapat dikendalikan dengan baik.
Menurut Satpol PP, daftar tamu VIP diperlukan sebagai acuan bagi petugas di lapangan untuk melakukan pengawasan dan pembatasan akses. Dengan adanya daftar resmi, hanya tamu yang telah terdaftar yang dapat memasuki tribun VIP, sehingga tidak terjadi keluar masuk pengunjung secara bebas yang berpotensi mengganggu kenyamanan maupun keamanan tamu undangan.
Selain itu, pengaturan akses tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan konser yang akan menampilkan The Changcuters dan Marsada Band pada malam puncak Trail of The Kings UTMB 2026.
Panitia bersama unsur pengamanan akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait tata letak tribun, jalur keluar-masuk penonton, serta pengamanan tamu undangan dan peserta kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Samosir berharap penyelenggaraan Trail of The Kings UTMB 2026 tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta semakin memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi wisata olahraga berkelas dunia.
(TN)(WITA)