Paluta, (Analisa). Jalan lintas dari Desa Sungai Orosan, Kecamatan Padang Bolak menuju kawasan Hulu Batang Pane hancur dan tidak terawat. Kondisi ini sudah satu tahun tanpa adanya perbaikan dari pemerintah. Padahal, sehabis desa ini, jalan ini merupakan jalur utama menuju puluhan desa lainnya.
Menurut keterangan warga, kerusakan jalan diakibatkan oleh ketidakmampuan jalan untuk menahan daya muatan kendaraan yang lewat, karena daerah ini kerap dilalui berbagai kendaraan tipe truk pengangkut buah kelapa sawit maupun truk pengangkut hasil perkebunan rakyat lainnya dengan tonase muatan berlebihan.
Tidak hanya itu saja, faktor tingginya curah hujan yang melanda Paluta serta tidak adanya drainase jalan diduga kuat sebagai faktor penyebab utama kerusakan jalan. Pantauan waartawan saat berada di lokasi, kerusakan jalan terlihat berlubang dan badan jalan sudah hancur serta batu material jalan pun berserakan yang sangat membahayakan bagi para pengendara khususnya sepeda motor.
“Jika kita melewatinya saat menurun maupun menanjak sangat mengganggu dan membahayakan pengendara. Apalagi di saat hujan, jalannya jadi licin,” kata Dombang Harahap (36), warga Desa Sungai Orosan, Minggu, (21/9).
Dombang menyebutkan, kerusakan ini awalnya tidak separah sekarang, namun dikarenakan faktor cuaca dan muatan kendaraan yang melintas di daerah ini cukup berat membuat badan jalan dari hari ke hari semakin rusak parah. Senada disampaikan warga lainnya, Gusnar Simbolon (32).
Menurutnya kerusakan yang sangat membahayakan bagi pengguna jalan ini yakni batu material yang berserakan, sehingga membuat pengguna jalan merasa kesulitan di saat melewatinya.
Terpisah, salah satu pengendara yang sedang melintas, Mursal Harahap (31) meminta kepada pemerintah setempat agar tanggap dan peduli dengan keluhan warga.
Menurutnya, kerusakan jalan yang terjadi di Desa Sungai Orosan memang butuh perbaikan, apalagi kerusakan jalan tepat berada didaerah jalan yang menanjak, sehingga akan berdampak pada keselamatan para pengguna jalan.
Dirinya berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait untuk segera mengatasi kerusakan jalan tersebut demi terciptanya kenyamanan dalam berkendaraan agar tidak menimbulkan korban. (ong)











