Capping Day STIKes Flora Medan

capping-day-stikes-flora-medan
Medan, (Analisa). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Flora Medan menggelar acara pemasangan cap (Capping Day) kepada para mahasiswa Program Studi D III Akademi Perawat (Akper) dan Akademi Kebidanan (Akbid) Tahun Akademi 2018/2019, serta Prodi Ners di Hotel Emerald, Medan, Selasa (26/2).

Capping Day (penyematan cap perawatan) berlangsung untuk mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Angkatan XXVI, Prodi DIII Kebidanan Angkatan XVII dan Prodi Ners Angkatan X yang telah menyelesaikan satu semester.

Hadir dalam kegiatan,Kadis Kesehatan Sumut diwakili dr Sri Suryani Purnamawati SSi Apt MKes, Kepala L2 DIKTI Wilayah I Sumut diwakili Rahmayati SH MAP, pimpinan rumah sakit umum  daerah dan swasta,  Ketua Yayasan Flora Medan dr Bugis Mardina Bugis SpA, Pembina Yayasan Flora Dr H Muara P Lubis MKed (OG) SPOG, bersama Ketua STIKes Flora Medan dr Fithria Aldy, MKed (Oph) SpM, Puket I Heni Triana SKM MKes, dan para kaprodi.

Kadinkes Sumut dalam kata sambutan tertulisnya mengatakan, dalam konteks pembangunan kesehatan, visi pengembangan SDM kesehatan adalah tersedianya SDM yang bermutu dan mencukupi baik dari segi jumlah, serta tersebar secara merata di seluruh Indonesia

“Untuk mencapai visi ini tentu kita semua, baik dinkes provinsi, kabupaten/kota dan institusi pendidikan kesehatan, harus bersinergi untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang  berkompensi. Kemudian juga, salah  satu ukuran pencapaian kompetensi oleh mahasiswa haruslah sesuai kurikulum yang meliputi kompetensi kognitif praktek dan psikomotorik,” ungkap Kadinkes.

 Sementara Rahmayati SH MAP mewakili Kepala L2DIKTI Wilayah I Sumut menyebut, capping day merupakan acara yang menandakan para mahasiswa yang dilantik hari ini, secara resmi mengemban tugas untuk bergabung dalam profesi keperawatan dan kebidanan di lahan praktek rumah sakit, klinik dan pusat kesehatan lain. Mahasiswa STIKes Flora Medan memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengembangkan diri menjadi perawat dan bidan yang profesional nantinya.

“Perawat dan bidan yang profesional adalah mereka yang memiliki kompetensi, menguasai metode pendekatan kepada pasien dalam menjalankan tugasnya. Maka belajar dan berlatih terus menerus menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan. Manfaatkan fasilitas dan teknologi informasi yang ada untuk menambah dan menumbuh-kembangkan wawasan keilmuan,” papar Kepada L2DIKTI Sumut.

Ketua STIKes Flora Medan dr Fithria  Aldy, MKed (Oph), SpM, mengatakan capping day berlangsung untuk mahasiswa yang telah melewati masa enam bulan pertama pendidikan. Di kesempatan ini juga diumumkan mahasiswa terbaik pada masing-masing program, yakni untuk Prodi D III Keperawatan Ernida dengan IP 4,0, disusul Rahel Sibarani (IP 3,82) dan Edelois Nasution ( 3,73). Untuk terbaik Prodi D III Kebidanan diraih Reti Anjaini (3,80 ), Nur Anisah Rizki (3,70) dan Nurul Aini (3,60). Program Ners, Hariyati (4.00), Sri Widya Ningsin (3,90) dan Vrientiara Meiviya (3,85). (rel/rrs)

()

Baca Juga

Rekomendasi