Anggaran Tidak Ditampung di APBD

Peserta O2SN Kota Medan Dikutip Biaya

peserta-o2sn-kota-medan-dikutip-biaya
Medan, (Analisa). Olim­pia­de O­lah­­raga Sis­wa Na­­sional (O2­SN) SMA Kota Me­­­­­­­­­­­­­dan dijadwalkan digelar Kamis (13/6) hingga Jumat (14/6).

Pelaksanaan yang di­mak­sudkan sebagai se­lek­si atau penjaringan at­let SMA asal Medan un­tuk persiapan O2SN tingkat Sumut, mem­perlombakan li­ma cabang olahraga yakni atlet, bulu­tangkis, karate, renang dan pencak silat.

Namun untuk dapat mengikuti O2SN, peserta di­wajibkan membayar bia­ya pendaftaran sebe­sar Rp 200.000.

Info diterima Analisa, dikenakannya biaya pen­daf­taran ini kepada peserta karena anggaran kegiatan tidak ditam­pung di APBD cq Cabang Dinas Pendidi­kan Medan Utara dan Me­dan Selatan.

Kepada Cabang Dik­nas Medan Utara Dinas Pen­di­di­kan Provsu H Sakti SPd MPd ketika dikomfir­masi Ana­lisa via telepon , Rabu (12/6) mengelak memberi pen­jelasan dan mengarah­kan agar meng­kom­firma­si­kannya kepa­da Mu­sya­wa­rah Guru Ma­ta Pe­la­ja­ran (MG­­MP) Pendi­di­kan Jas­ma­ni (Pen­jas) yang di­tun­juk se­bagai penye­lenggara ke­giatan.

Namun Sakti membe­nar­kan, pihak­nya tidak me­nampung anggaran bia­­­ya pelaksanaan O2SN di AP­BD.

Sekretaris MGMP Ko­ta Medan Drs Pesta Lum­ban­gaol yang sekali­gus bertin­dak sebagai Koordi­nator cabor Karate O2SN, ketika dite­mui Analisa je­lang techni­cal meeting di GOR Mini Fut­sal Rabu kemarin mem­benarkan jika pe­serta dikenakan biaya pendaf­taran Rp 200 Ribu.

Dikatakan, pengutipan biaya pendaf­taran ini ter­pak­sa dilakukan karena angga­rannya memang tidak tertam­pung di APBD.

“Kalau di bawah tahun 2017 saat SMA masih di ba­wah naungan Dikdik Me­dan, memang anggarannya ada di APBD. Tapi SMA saat ini kan ditangani Pemprovsu. Se­­mentara pi­hak Dinas Ca­bang Medan Uta­ra dan Sela­tan mengaku tidak memi­liki ang­garan untuk kegiatan ini,” ujar Pesta di­dampingi Koor­di­na­tor Ca­bang Pencak Silat Anggi Muda Siregar.

Karena tidak adanya ang­garan di APBD inilah, pihak Cabang Dinas ber­koor­­dinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekola (MK­KS) dan MK­KS menghubu­ngi MG­­MP Penjas yang akhirnya ditunjuk sebagai pelaksa­na.

Dari hasil koordinasi terse­but, disepekati, guna memban­tu biaya pelaksanaan, tiap peserta dikenakan biaya Rp 200 ribu.

Pesta dan Anggi membe­nar­kan, biaya pendaftaran peserta juga tidak akan cukup untuk menutupi biaya pelaksa­naan, baik gedung (tempat pertandingan) mau­pun honor wasit juri.

“Soal kekurangannya nanti kami kembalikan kepada MG­MP. Dan dalam pelaksanaan ini kami tetap bekerjasama dengan Pengcab olahraga mau­pun klub,” ujar Pesta seraya menyebutkan kegiatan karate didukung penuh oleh FORKI Medan pimpinan Has­rul Benny Harahap SH MHum.

Minim

Disinggung mengenai peserta, Pesta membenarkan ter­kesan minim. Seperti di karate hanya terdapat sekira 52 peserta, pencak silat semen­tara baru 11, bulutangkis dan renang masing-masing berki­sar 40 an peserta.

Anggi Muda bahkan me­nam­bah­kan, tidak sedikit pula calon peserta yang akhinrya mengundurkan diri atau tidak jadi ikut.Namun keduanya enggan menyebut­kan, bahwa minim­nya jumlah peserta dampak dari adanya uang pendaftaran ini. (mp)

()

Baca Juga

Rekomendasi