Puncaki Klasemen, Klopp: Saya Lupa Unggul Berapa Poin

Puncaki Klasemen, Klopp: Saya Lupa Unggul Berapa Poin
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp (Twitter @Liverpool FC)

Analisadaily.com, Inggris - Liverpool memuncaki klasemen sementara Premier League, dan itu sudah berlangsung lama, termasuk sampai pekan ini. Tetapi, pelatih tim itu, Jurgen Klopp, justru lupa seberapa besar keunggulan mereka dari pada pesaingnya.

Jurgen Klopp mengungkapkan ia lupa seberapa besar keunggulan Liverpool di puncak Liga Inggris jelang kemenangan mereka atas Wolves pada Kamis.

Pada laga itu, gol pada menit ke-84 dari Roberto Firmino membuat Liverpool unggul 2-1 dari Wolves, dan memulihkan keunggulan 16 poin mereka.

Memiliki selisih poin yang tinggi dengan pesaing, Klopp, lebih memilih untuk membicarakan jadwal sibuk timnya dan mengingatkan betapa besar keuntungan mereka menjelang pertandingan.

“Kapan tekanan lebih tinggi pada kita, tahun ini atau tahun lalu? Manusia seperti ini. Saya tidak memikirkannya. Saya harus bertanya dengan tepat berapa poin yang kami jelaskan, itulah kebenarannya. Saya benar-benar lupa dalam minggu ini, dengan jumlah pertandingan, saya tidak memikirkannya,” ujar Klopp dilansir dari Fox Sports, Jumat (24/1).

“Saya tahu kami bermain melawan Shrewsbury dan Rabu West Ham dan saya tahu kami bermain Sabtu. Itu tiga pertandingan dalam tujuh hari, itu banyak. Saya tahu kami kehilangan Sadio Mane karena cedera hamstring, itulah yang saya pikirkan, itulah tekanan yang saya miliki. Yang lainnya bukanlah tekanan,” ujarnya.

“Kami ingin memenangkan pertandingan sepak bola dan ketika saya tiba di sini beberapa tahun yang lalu kami ingin memenangkan pertandingan sepakbola. Itulah tekanan dan ya, saya merasakannya. Selain itu, tidak ada, itu hanya sepakbola,” sambung Jurgen Klopp.

Liverpool diuji oleh Wolves, yang menyamakan kedudukan di babak kedua saat Raul Jimenez membatalkan gol pembuka Jordan Henderson di menit kedelapan.

Namun gol Firmino yang datang terlambat membuat The Reds meraih kemenangan ke-22 dalam 23 pertandingan liga dan Klopp memuji tanggapan timnya.

"Kami tidak pergi untuk kesempurnaan, kami pergi untuk reaksi sempurna jika mungkin, itulah yang kami coba lakukan, bahwa kami benar-benar melawan balik dalam situasi sulit dalam permainan. Itulah yang dilakukan anak laki-laki lagi dan karenanya, kami memenangkan permainan, yang benar-benar sulit dipercaya,” tambahnya.

(CSP)

Baca Juga