Sumut Ekspor Ratusan Ton Sampah Plastik ke Taiwan

Sumut Ekspor Ratusan Ton Sampah Plastik ke Taiwan
Penekanan tombol tanda dimulainya ekspor sampah plastik ke Taiwan (Analisadaily/Kali A Harahap)

Analisadaily.com, Tanjung Morawa - Ratusan ton sampah plastik jenis hybrid yang sudah didaur ulang asal Sumatera Utara diekspor perdana ke Taiwan melalui Pelabuhan Belawan.

Pengiriman itu dilakukan secara simbolik oleh Direktur Jenderal Pengembangan Eskpor Nasional Kementerian Perdangangan secara virtual di PT Polindo Utama, Jalan Sultan Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (10/10).

Direktur Utama PT Polindo Utama, Law Darwin menjelasakan, pihaknya punya misi bagimana membantu pemerintah daerah mengurangi sampah. Apalagi sampah selalu dianggap sebagai masalah yang sulit diselesaikan.

"Dengan adanya pengolahan daur ulang sampah di Deli Serdang, ke depan sampah buat kita akan menjadi berkah karena akan dibuat satu produk dengan nilai jual yang sangat menggiurkan," kata Darwin.

"Kami sudah berpengalaman di bidang ini dan Polindo Utama yang menangani sampah adalah cabang dari Jakarta. Kami ingin kembangkan di Sumatera Utara khususnya di Deli Serdang," jelasnya.

Untuk saat ini kontrak pengiriman sebayak 30 kountiner. Pengiriman perdana dilakukan menggunakan dua kontainer dengan jumlah 40 ton via Pelabuhan Belawan. Selanjutnya akan dilakukan pengirimin secara berkala.

Menurutnya ekspor seperti ini tidak hanya dilakukan ke Taiwan. Dari Jakarta sudah dilakukan ke banyak negara, termasuk kawasan Eropa Timur dan Eropa Barat. Sedangkan Sumut baru perdana dan sasarannya ke depan juga pasar Eropa.

Jenis sampah yang didaur ulang adalah botol plastik (poliyester) dan lainnya. Produk ini bisa digunakan sebagai sserat baju serta peralatan olah raga.

Bupati Deli Serdang diwakili Asiten III Bidang Perekonomian, Putra Jaya Manalu, mengatakan pihak sangat mendukung produk ekspor sampah plastik.

Karena menurutnya bagi Pemkab Deli Serdang, adanya investasi ini akan menambah nilai pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Ke depan harapan kita, di samping melestarikan lingkungan, ternyata sampah ini ada nilai jual oleh pihak PT Polindo Utama. Maka ke depan kami berharap pihak perusahaan hari ini, besok atau lusa kita harapkan tidak hanya sampah yang dieskpor, tetapi kita harapkan barang jadi yang nilai julanya jauh lebih mahal. Dan kami menyakini akan dilakukan perusahaan namun tentunya secara bertahap," sebuy Putra.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kasan Direktur Jenderal Pengembangan ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Olvy Andrianita, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan M. Khayam, Direktur Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil, Kepala Bea Cukai Kualanamu Elfi Haris, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin dan sejumlah undangan lainnya.

(KAH/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi