Hj Irnawati, MM (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Setelah hampir tujuh tahun berjalan sebagai "Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional", kembali SMP Negeri 23 Medan, mendapat tantangan untuk menaikkan predikat sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional.
1. SABER KETAN , yaitu Sabtu Bersih Bersih Kelas dan Taman. Suatu Kegiatan dihari Sabtu dengan melibatkan eali kelas, siswa dan seluruh warga sekolah untuk melaksanakan bersih-bersih.
Tentunya dengan Tetap mematuhi Protokoler Kesahatan dan dibatasi siswa yang terlibat sebanyak lima siswa per kelas.
2. SI MARTA, yaitu Aksi Menanam dan Merawat Tanaman Obat Sekolah. Ini adalah aksi untuk kemabali menata taman obat sekolah dan menambah jenis tanaman obat. 3. GISI SANTAP, yaitu kegiatan membersihkan dan merawat saluran air dan parit. 4. RINGAN, yaitu penyusunan kurikulum lokal berbasis lingkungan. Ini adalah kegiatan untuk menyusun RPP mata pelajaran dengan mengintegrasikan kesadaran lingkungan. 5. KARITING, yaitu kegiatan untuk menghasilkan karya inovatif dan komposting. Diharapkan dengan kegiatan ini menghasilkan produk inovasi yang khas dari bahan limbah dan ramah lingkungan. 6. NASI, yaitu kegiatan pembinaan sekolah imbas. Melaksanakan pembinaan dan pendampingan untuk sekolah binaan sehingga mereka juga bisa mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Dari semua hal tersebut di atas dan juga kerjasama, gotong royong dan kolaborasi seluruh warga sekolah, Plt. Kepala UPT SMP Negeri 23 Medan yakin Target Sekolah Adiwiyata Mandiri bisa tercapai.(BR)











