Jangan Biarkan Masjid Agung Medan Kehilangan Kepercayaan Umat, Ahmad Darwis Desak Solusi Nyata

Jangan Biarkan Masjid Agung Medan Kehilangan Kepercayaan Umat, Ahmad Darwis Desak Solusi Nyata
Ahmad Darwis (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pemeriksaan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Medan, Himpun Siregar, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, di Polrestabes Medan pada Selasa (3/11/2026), mendapat perhatian Ahmad Darwis.

Himpun Siregar dikabarkan menjalani pemeriksaan sekitar enam jam terkait dugaan tindak pidana perampasan dan atau penggelapan dana kotak infak Masjid Agung Medan.

Ahmad Darwis menegaskan bahwa dana infak merupakan amanah umat yang harus dikelola secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika ada dugaan penyimpangan, aparat penegak hukum harus mengusutnya secara profesional, objektif, dan transparan. Jangan ada yang ditutupi, tetapi jangan pula ada penghakiman sebelum proses hukum selesai,” tegasnya, Jumat (6/11/2026).

Menurutnya, kepercayaan umat dan marwah masjid harus menjadi prioritas utama.
Ahmad Darwis berharap kasus ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan BKM, mulai dari pencatatan dana infak, transparansi laporan pemasukan dan pengeluaran, hingga penguatan pengawasan internal.

Kebenaran harus terungkap, amanah umat harus dijaga, dan kepercayaan jamaah terhadap Masjid Agung Medan harus dipulihkan,” tambahnya.

Ahmad Darwis juga berharap pemerintah bersama pengurus BKM Masjid Agung Medan dapat mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana dan menyeluruh. Menurutnya, penyelesaian tidak cukup hanya berfokus pada persoalan hukum, tetapi juga harus menjadi momentum pembenahan tata kelola dan penguatan kelembagaan masjid.

Ia menekankan pentingnya membangun kembali soliditas pengurus BKM, memperkuat sistem pengawasan keuangan, serta memastikan setiap pengurus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah.

“Masjid Agung Medan harus kembali menjadi pusat ibadah, dakwah, dan kegiatan umat yang makmur. Pemerintah dan BKM perlu duduk bersama mencari solusi terbaik, memperkuat persatuan pengurus, serta membangun tata kelola yang transparan dan amanah.

Ahmad Darwis berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Dengan kepemimpinan yang solid, pengelolaan yang profesional, dan dukungan pemerintah, Masjid Agung Medan diharapkan semakin makmur, nyaman, serta mampu mengembalikan kepercayaan jamaah.

Menurutnya, menjaga masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah demi keberlangsungan rumah ibadah yang menjadi kebanggaan umat.

(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi