Sukses Raih 14 Medali, Rudy Apresiasi Wushu Sumut

Sukses Raih 14 Medali, Rudy Apresiasi Wushu Sumut
Para atlet, pelatih dan official Wushu Sumut foto bersama Anggota DPRD Sumut Rudy Hermanto dan para pengurus KONI Sumut, Ketua Pengprov WI Darsen Song, usai jamuan menyambut kepulangan mereka mengikuti Indonesia Wushu All Games 2021 (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Keberhasilan Tim Wushu Sumut meraih 14 medali (7 emas 5 perak dan 2 perunggu) pada Indonesia Wushu All Games 2021 yang berlangsung di Tenis Indoor Senayan Jakarta 5 hingga 11 Desember lalu, tidak luput dari perhatian Anggota DPRD Sumut Rudy Hermanto.

Sebagai wujud syukur dan sukacita,Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut tersebut menjamu kontingen setibanya di Medan, Minggu (12/12) sore di salah satu cafe di kawasan Kompleks Cemara Asri.

“Kami mengapresiasi prestasi yang kalian torehkan. Kami berterimakasih, kalian sudah membuat Sumut bangga,” kata Rudy.

Wushu Sumut pada Indonesia Wushu All Games 2021, meraih 7 emas 5 perak dan 2 perunggu. Perolehan medali tersebut, 2 emas 1 perak dan 1 perunggu dari wushu taolu, sementara sisanya didapat dari wushu sanda.

Pada jamuan yang turut dihadiri Sekum KONI Sumut Chairul Azmi Hutasuhut, Wakil Ketua IIH Sakiruddin dan WakabidBinpres Rudi Rinaldi serta Ketua Pengprov WI Sumut Darsen Song, Rudy Hermanto mengingatkan para atlet tidak cepat puas.

“Ini bukan puncak dari segalanya, tapi langkah awal untuk meraih sukses lebih besar,” ujar Anggota Komisi A DPRD Sumut ini mengingatkan.

Karenanya para atlet diminta terus berlatih, berlatih, dan berlatih. “Kami masih punya mimpi ingin melihat kalian lebih berjaya lagi, baik di PON, SEA Games, Asian Games bahkan Olimpiade jika wushu sudah resmi dipertandingkan,” ujar Rudy.

Secara khusus Rudy menyampaikan apresiasi kepada Master Supandi Kusuma yang telah meletakkan dasar-dasar pembinaan wushu sehingga wushu Sumut bisa terus berprestasi hingga saat ini.

“Para atlet juga hendaknya tidak lupa dengan jasa pendiri wushu Sumut. Hormat kepada senior dan tetap bersyukur serta terus berdoa kepada Tuhan.

Hal senada disampaikan Sekum KONI Sumut Chairul Azmi Hutasuhut. Ia meminta para pewushu tidak cepat puas dan jangan sombong. “Ada beberapa contoh pewushu asal Sumut, berhasil di tingkat yunior tapi akhirnya gagal meraih prestasi lebih tinggi karena terlalu cepat merasa puas,” kata Chairul.

Karenanya Chairul meminta para atlet terus menempa diri. Tahun 2022, Indonesia menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu Yunior. “Saya berkeinginan di antara kalian ada yang nantinya memperkuat Indonesia di event tersebut. Demikian pula pada PON XXI/2024 mendatang,” ujar Chairul.

“Perasaan saya sangat senang. Saat bertanding di Jakarta beberapa hari lalu, saya ikut menyaksikan kalian bertanding. Dan hari ini saya menyambut kepulangan kalian yang membawa prestasi. Terimakasih anak-anakku,” ujar Chairul.

Petik Pengalaman
Ketua Umum Pengprov WI Sumut Darsen Song juga menyatakan rasa sukacita. Torehan prestasi ini setidaknya membuktikan bahwa Sumut masih tetap merupakan kekuatan wushu nasional. Pencapaian ini menurutnya merupakan kerjasama tim. Karenanya Darsen berterimakasih kepada atlet, pelatih, Tim Manajer Harianto Tan dan seluruh official serta masyarakat Sumut yang sudah mendoakan perjuangan kontingen.

“Kekompakan, kebersamaan inilah yang senantiasa dipesankan Master Supandi Kusuma dalam membangun wushu di Sumut dan nasional,” kata Darsen.

Darsen juga menjelaskan kepada atlet bahwa Januari 2022 Pengprov Wushu Sumut akan melakukan seleksi promosi-degradasi untuk Pelatda Jangka Panjag persiapan menghadapi PONXXI/2024. Karenanya Darsen berpesan para atlet tidak larut dengan kegembiraan. Tapi malah harus lebih menambah porsi latihannya jika memang ingin tetap berprestasi.

(MP/JG)

Baca Juga

Rekomendasi