Sumut melepas ekspor 102,9 ton komoditas pertanian dengan nilai Rp 2,2 triliun (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menempati peringkat pertama nilai ekspor komoditas pertanian se-Indonesia. Total nilai ekspor hasil pertanian Sumut sepanjang tahun 2021 berhasil mencapai Rp 27 triliun.
Hal itu diungkapkan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, saat acara Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021 di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFD) Graha Segara Belawan, Jalan Gabion, Medan. Gubernur berharap kedepannya nilai ekspor Sumut terus meningkat.
“Kita akan dorong terus, dengan begitu nilai tukar petani-petani kita akan semakin tinggi dan pertumbuhan ekonomi kita lebih cepat membaik,” kata Edy, ditulis Sabtu (1/1).
Pada acara Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021 yang diikuti seluruh Provinsi se-Indonesia tersebut secara daring, Sumut melepas ekspor 102,9 ton komoditas pertanian dengan nilai Rp 2,2 triliun. Angka ini, 18,75% dari seluruh total nilai ekspor komoditas pertanian di Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021.
Hasil pertanian yang diekspor antara lain, minyak sawit, kultur jaringan lilium, pakan ternak, kopi, rempah dan sayur. Bahkan menurut keterangan Edy, ada empat negara yang ingin mengimpor sabut kelapa namun Sumut belum bisa memenuhi kuotanya.
“Kita nomor satu se-Indonesia, ditambah ini Rp 2,2 triliun totalnya sudah Rp 27 triliun. Untuk yang ini (102,9 ton) terbanyak itu pakan ternak. Kita akan pacu ini termasuk sabut kelapa,” terang Edy.
Keberhasilan Sumut mendongkrak nilai ekspornya tidak terlepas dari peran Kepolisian dan TNI.
Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, pihaknya bersama TNI dan Forkopimda akan terus bekerja memberikan pengamanan untuk pengembangan pertanian seperti menertibkan penimbun komoditas, pupuk, tengkulak, sengketa lahan dan lainnya.
“Kita akan terus bekerja keras bersama-sama, kita akan memberikan keamanan dalam pengembangan pertanian, jadi jangan ada yang main-main. Kita menangkap tengkulak yang memaksa petani menjual hasil pertaniannya dan sebagainya,” terang Kapolda Sumut.
(RZD)