Kolaborasi Serikat Karyawan Aviasi Indonesia (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tangerang - Serikat karyawan di lingkungan Aviasi Indonesia menggelar pertemuan dan silaturahmi untuk membahas tantangan transportasi udara di masa mendatang.
Kolaborasi Serikat Karyawan di lingkungan Aviasi Indonesia pertama diinisiasi Serikat Karyawan Angkasa Pura II (Sekarpura II) ini berlangsung di Sport Center Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Ketua Umum Sekarpura II, Trisna Wijaya mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi antar serikat karyawan di lingkungan aviasi untuk berkolaborasi dalam menghadapi tantangan transportasi udara.
"Sebagai insan Aviasi Indonesia, kita bisa bersatu mengawal transportasi udara, mengawal Aviasi Indonesia. Dengan niat baik, kita bisa melayani pengguna jasa transportasi udara dengan sebaik-baiknya," kata Trisna, Sabtu (1/1).
Dia menuturkan, karyawan atau pekerja di lingkungan transportasi udara sangat terpukul selama kurang lebih 2 tahun sejak adanya pandemi Covid-19.
"Rasa itulah yang selama 2 tahun ini kemudian menyatukan kita pada hari ini. Dengan apa yang sudah kita lalui pada 2021, 2020 dan kita berdoa Insya Allah kita optimis 2022 dan seterusnya," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum SP AP I, Jemmy Jamsi Pongoh. Silaturahmi ini merupakan satu langkah yang baik untuk menyatukan visi misi dalam mengawal industri penerbangan nasional yang lebih baik lagi.
"Momentum ini adalah hal yang sangat baik, kita sebagai pekerja, kita sebagai komunitas industri penerbangan Indonesia bisa duduk bersama. Tentunya ini awal yang baik untuk menatap tahun ke depan," kata Jemmy Jamsi.
Sekretaris DPP Skynav, Zahrudin menyampaikan, pihaknya mendukung dan siap bersinergi dengan seluruh serikat karyawan di lingkungan aviasi Indonesia.
"Kami berharap sinergitas antar organisasi serikat pekerja ini dapat berjalan dengan baik dan dapat bertahan dan bisa lebih solid di dalam memperjuangkan kepentingan kesejahteraan pekerja di lingkungan pekerja Indonesia," katanya.
Ketua Umum Sekarga, Dwi Yulianta menambahkan, dengan adanya pembatasan transportasi udara selama pandemi Covid-19, Garuda Indonesia terpuruk dan sangat berdampak terhadap perusahaan dan karyawannya.
"Kami di Garuda Indonesia, lagi berjuang menjaga perusahaan yang kita cintai untuk tidak pailit. Harapannya, pergerakan pesawat itu bisa normal dan perusahan kami nanti akan sustain, growth, dan bisa berkontribusi positif terhadap industri penerbangan," jelasnya.
Ketua Umum Asosiasi Pilot Citilink, Capt M Ikhwan Adzani mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mendukung langkah Sekarpura II dalam menyatukan seluruh serikat pekerja dunia aviasi Indonesia untuk bersama-sama mengawal tranportasi udara Indonesia lebih baik lagi.
"Mudah-mudahan ke depan, kolaboratif dunia penerbangan akan semakin membaik," tandasnya.
(KAH/RZD)