Max Auto Indonesia dan Maxride Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Medan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan — Banjir besar yang melanda Kota Medan telah mengakibatkan 19 kecamatan terdampak, menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah dan mempengaruhi ribuan warga.
Sebagai bentuk kepedulian, PT Max Auto Indonesia bersama Maxride Indonesia turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan bagi para korban banjir.
Melalui program peduli bencana ini, Bajaj Maxride menyalurkan paket bantuan berupa sembako serta ratusan kebutuhan taktis lainnya untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat.
Bantuan disalurkan ke beberapa titik prioritas yang terdampak paling parah. General Manager PT Max Auto Indonesia, Antonio Gratiano, menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada seluruh korban banjir.
“Kami berharap bencana ini segera teratasi dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Kami ingin hadir memberikan dukungan nyata kepada warga yang sedang membutuhkan,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Sementara itu, Valentinus Ricky Sjofyan, Head of Maxride Indonesia, menegaskan bahwa layanan Maxride tetap beroperasi untuk mendukung mobilitas masyarakat Medan selama musim hujan.
“Kami memastikan bahwa Maxride tetap menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, bahkan ketika hujan deras atau banjir terjadi. Seluruh armada kami juga dijaga dalam kondisi prima agar tetap bisa melayani penumpang tanpa hambatan,” jelasnya.
Dukungan ini turut mendapat apresiasi dari Kanit Lantas Polrestabes Medan, IPDA Jefriadi, yang menyambut baik langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan manajemen Bajaj Maxride.
“Kami mengapresiasi tindakan sigap dan kepedulian Bajaj Maxride yang turun langsung membantu masyarakat terdampak. Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat dibutuhkan pada saat bencana,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Bajaj Maxride menyampaikan harapan agar bencana banjir di Kota Medan dapat segera teratasi dan seluruh pihak dapat terus bergotong royong membantu para korban hingga kondisi kembali normal seperti sediakala.
(REL/RZD)