Medan Membara dalam Harmoni: Perayaan Thaipusam 2026 Jadi Simbol Keteguhan Iman dan Persatuan

Medan Membara dalam Harmoni: Perayaan Thaipusam 2026 Jadi Simbol Keteguhan Iman dan Persatuan
Medan Membara dalam Harmoni: Perayaan Thaipusam 2026 Jadi Simbol Keteguhan Iman dan Persatuan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan – Jalan Kejaksaan dan Kuil Sree Soepramaniam Nagarattar berubah menjadi lautan spiritualitas yang megah pada Minggu (1/2/2026).

Perayaan Thaipusam 2026 berlangsung khidmat, membuktikan bahwa di tengah kemajemukan, Kota Medan tetap kokoh dalam balutan persaudaraan.

Wali Kota Medan, Rico Waas, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Medan, Wiriya Alrahman, menegaskan bahwa Thaipusam bukan sekadar ritual rutin tahunan. Baginya, momen ini adalah cermin pengendalian diri dan pengorbanan yang menjadi kekayaan budaya warga Medan.

Rico Waas menekankan bahwa kekuatan utama Kota Medan terletak pada kemampuannya menjaga persatuan di atas perbedaan tradisi.

“Perbedaan bukanlah alasan untuk terpisah, melainkan fondasi untuk saling memahami, menghormati, dan hidup berdampingan secara damai,” tegas Rico dalam pesannya.

Ia juga menambahkan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari beton bangunan fisiknya, tetapi dari seberapa erat kualitas hubungan antarwarganya.

Apresiasi khusus diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang konsisten memberikan ruang bagi ekspresi keagamaan.

Rico meyakini bahwa pendidikan sejati tidak hanya ada di bangku sekolah, tetapi hidup dalam praktik kebudayaan dan toleransi di lapangan.

Melalui Thaipusam, generasi muda diajak untuk:

  • Mengenal akar budaya dan makna spiritual.
  • Menumbuhkan empati terhadap sesama.
  • Memahami kemenangan dharma (kebaikan) di atas adharma (keburukan).
Kemeriahan "Thaipusam Medan Street 2026"

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Benny Sinomba Siregar, melaporkan bahwa rangkaian acara telah dimulai sejak pukul 05.00 WIB pagi hingga malam hari. Atmosfer magis terasa melalui berbagai ritual ikonik, di antaranya:

  1. Paal Kudham: Ritual mengangkat susu sebagai bentuk persembahan.
  2. Atraksi Tradisional: Prosesi tusuk tubuh yang melambangkan keteguhan iman.
  3. Pawai Kereta Kencana: Iring-iringan megah yang memukau ribuan pasang mata.
  4. Festival Kuliner & Budaya: Pameran yang memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat Tamil.
Acara ini turut dihadiri oleh Konsul Jenderal India Ravi Shanker Goel, Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, serta tokoh-tokoh lintas instansi lainnya.

Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen kolektif dalam menjaga Medan tetap kondusif dan harmonis sebagai rumah bagi semua golongan.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi