Cetak Mekanik Masa Depan, PLN Resmikan Workshop Konversi Motor Listrik di SMK Medan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa Pelatihan Konversi dan Workshop Bengkel Motor Listrik di SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan, Selasa (19/5).
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat pendidikan vokasi sekaligus mempercepat transisi energi bersih di wilayah Sumatera Utara.
Melalui program ini, PLN berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam memahami teknologi masa depan, khususnya teknik konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi sepeda motor listrik yang ramah lingkungan.
Pelatihan ini tidak hanya diperuntukkan bagi SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan sebagai tuan rumah, melainkan turut merangkul 11 SMK negeri dan swasta lainnya di Kota Medan. Setiap sekolah mengirimkan dua orang perwakilan guru untuk menyerap ilmu dan keterampilan konversi ini, dengan target dapat ditularkan kembali kepada para siswa di sekolah masing-masing.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa PLN memegang peran aktif di luar fungsi utamanya sebagai penyedia daya listrik makro.
"PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan energi listrik yang andal, tetapi juga terus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Melalui program ini, kami berharap para guru SMK memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan dan dapat menularkannya kepada peserta didik," ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, pelibatan lintas SMK ini merupakan langkah taktis guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang adaptif terhadap disrupsi teknologi otomotif global.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, memaparkan bahwa program dirancang dengan sistem pembelajaran berbasis praktik langsung (hands-on learning). Keberadaan fasilitas workshop bengkel motor listrik baru di sekolah diharapkan dapat menjadi laboratorium berkelanjutan.
"Program ini dirancang meningkatkan keterampilan guru secara riil sekaligus menjadi kontribusi nyata PLN dalam menekan emisi gas buang," jelas Darma.
Secara global, inisiatif hijau dari PLN UID Sumut ini simultan mendukung tiga pilar utama tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yakni SDGs, Pendidikan Berkualitas. SDGs 7, Energi Bersih dan Terjangkau dan SDGs 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Kepala SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan, Fadhli Hazmi Arifin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tertingginya atas intervensi positif yang dilakukan PLN ke sekolah-sekolah vokasi.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan program dari PLN UID Sumatera Utara. Program ini sangat baik dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan guru secara langsung, khususnya di bidang kendaraan listrik yang menjadi masa depan industri otomotif," ungkap Fadhli.
Lewat peresmian bengkel dan pelatihan berkala ini, PLN UID Sumatera Utara berharap proyeksi lahirnya talenta-talenta muda terampil penggerak ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara dapat segera terwujud.
(JW/RZD)