Penantian 80 Tahun Berakhir, Cahaya Listrik PLN Resmi Terangi Dusun Untemungkur (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tapteng - Suasana haru menyelimuti Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah. Setelah puluhan tahun hidup dalam kegelapan dan keterbatasan, warga dusun terpencil ini akhirnya resmi menikmati aliran listrik dari PT PLN (Persero) melalui Program Listrik Desa (Lisdes).
Peresmian penyalaan listrik ini dilakukan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu bersama Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Bachtiar pada Kamis (7/5).
Selama ini, Dusun Untemungkur merupakan wilayah yang sulit dijangkau. Akses utama menuju lokasi hanya bisa ditempuh menggunakan perahu, yang menjadi kendala utama dalam mobilisasi material pembangunan infrastruktur.
Namun, titik terang muncul dalam beberapa bulan terakhir seiring terbukanya akses jalan darat. Kondisi ini langsung dimanfaatkan oleh PLN untuk mempercepat pembangunan jaringan. Sebelumnya, PLN sempat memberikan solusi sementara melalui program SuperSUN (listrik tenaga surya) untuk memenuhi kebutuhan dasar penerangan warga.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari Program Pemerintah Pusat melalui Anggaran Belanja Tambahan Tahun 2025. Infrastruktur yang dibangun di wilayah Tapanuli Tengah meliputi.Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 14,14 kilometer sirkuit (kms). Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms) dan Gardu Distribusi 5 unit dengan total kapasitas 300 kilovolt ampere (kVA).
"Penyalaan listrik ini adalah wujud nyata kehadiran negara bersama PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok," ujar Bachtiar.
Bagi warga setempat, hadirnya listrik adalah sejarah besar. Saroha Hutagalung salah seorang tokoh masyarakat, tak kuasa menahan haru saat melihat lampu di rumahnya menyala.
"Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini Bupati Tapanuli Tengah datang langsung melihat kondisi kami di pelosok," ungkapnya.
Bupati Masinton Pasaribu dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan pihak PLN. Ia berharap ketersediaan energi ini menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi desa.
"Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak agar bisa belajar dengan nyaman, dan memperkuat produktivitas keluarga," tutur Masinton.
Keberhasilan di Dusun Untemungkur menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang berkeadilan. Dengan adanya aliran listrik permanen ini, diharapkan ketimpangan pembangunan di daerah terpencil dapat segera teratasi, membawa Dusun Untemungkur keluar dari isolasi menuju masa depan yang lebih cerah.
(JW/RZD)