Datuk Iskandar Minta PLN Pertimbangkan Kompensasi Bagi Warga Terdampak Blackout

Datuk Iskandar Minta PLN Pertimbangkan Kompensasi Bagi Warga Terdampak Blackout
Datuk Iskandar Muda (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Anggota DPRD Medan Datuk Iskandar Muda minta kepada pihak PT PLN agar mempertimbangkan bentuk kompensasi kepada pelanggan yang terdampak kerugian akibat pemadaman listrik massal (blackout).

"Sebab, dampak pemadaman di Kota Medan selama lebih dari 24 jam berdampak kerugian yang sangat besar, tidak terkecuali aktivitas rumah tangga lumpuh total," tegas anggota Komisi IV tersebut, Sabtu (23/5/2026) malam menyikapi penderitaan warga yang merupakan konstituennya terhadal pemadaman listrik yang mulai dilakukan saat Maghrib berlangsung, Jumat (22/5/2026).

Politisi PKS tersebut juga merasa sangat prihatin dan menyesalkan pihak manajemen PT PLN yang tidak peduli terhadap dampak pemadaman tersebut yang telah mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, kegiatan ekonomi, UMKM, akses air bersih, hingga keamanan lingkungan.

"Banyak warga mengalami kerugian karena usaha terganggu, bahan makanan rusak, jaringan komunikasi terganggu," paparnya.

Menurutnya, ke depan kejadian serupa jangan sampai terulang kembali. Pihak PLN diharapkan dapat menyampaikan informasi resmi secara terbuka dan berkala sehingga masyarakat tidak bingung dan panik.

"Ke depan harus ada informasi resmi, rencana pemadaman begitu juga estimasi lamanya pemadaman serta memberikan upaya yang harus dilakukan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak panik dan bingung," sarannya.

Datuk mengaku dan memahami adanya gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan. Namun katanya, masyarakat juga membutuhkan kepastian, transparansi informasi, serta percepatan pemulihan yang nyata di lapangan.

Untuk itu, Datuk Iskandar Muda minta perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan. Sehingga blackout besar seperti itu tidak kembali terulang.

Ke depan, ketahanan energi dan sistem mitigasi kelistrikan harus menjadi perhatian serius. "Karena listrik hari ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan penopang utama aktivitas kota," sebutnya.

Di sisi lain, Datuk juga mengapresiasi seluruh petugas teknis yang bekerja siang dan malam untuk melakukan pemulihan sistem kelistrikan. "Bagi petugas yang sudah bekerja diluar jam bertugas kiranya dapat perhatian khusus," sarannya.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi