Pengurus PKB Sumut 2026-2031 Dikukuhkan, Ida : PKB Harus Menjadi Solusi Masalah Rakyat (analisadalily/zulnaidi)
Analisadaily.com, Medan -Pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara menjadi momentum strategis bagi penguatan mesin partai menghadapi tantangan politik ke depan.
"Proses pembentukan kepengurusan DPW PKB se-Indonesia telah selesai. Hari-hari ini kami mengukuhkan pengurus sebagai bagian dari konsolidasi besar kebangkitan bangsa," ujar Ida di acara pengukuhan DPW PKB Sumut di Hotel Grand Mercure, Medan, Jumat (13/2).
Dia menekankan, musyawarah wilayah kali ini berbeda dari periode sebelumnya. DPP PKB berupaya mengefektifkan demokrasi internal dengan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melakukan evaluasi objektif terhadap kinerja pengurus. Mekanisme ini memadukan pendekatan top-down dan bottom-up guna melahirkan kepemimpinan yang kuat, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.
"PKB harus menjadi kekuatan politik yang memimpin, menentukan arah, dan memikul tanggung jawab kebangsaan. Rakyat ingin hidup yang lebih pasti, lebih adil, dan lebih bermanfaat," tegasnya.
Ia menggarisbawahi bahwa kepemimpinan di tubuh partai bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab politik untuk memastikan nilai dan gagasan PKB benar-benar diwujudkan dalam kebijakan publik. Struktur partai, kata dia, harus hidup dan bergerak sampai ke tingkat bawah.
"Struktur lengkap tetapi tidak bergerak bukanlah organisasi. DPW bukan sekadar sekretariat. Ia harus hadir di tengah persoalan rakyat dan menjadi solusi," ujarnya disambut tepuk tangan kader.
Ida juga menyerukan perubahan mentalitas kader. Pengurus harus bekerja, bukan sekadar hadir. Kader harus melayani, bukan dilayani. Disiplin organisasi, kejujuran, dan etika politik yang santun menjadi fondasi utama membangun kembali kepercayaan publik.
"Kepercayaan rakyat itu seperti udara. Saat hilang, kita baru merasakan betapa pentingnya," katanya.
Di akhir sambutannya, Ida menegaskan bahwa kontestasi politik 2029 sesungguhnya telah dimulai hari ini. Seluruh energi partai harus diarahkan untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Seruan tersebut dijawab kompak oleh kader dengan teriakan, "Siap!"
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumatera Utara, Ashari Tambunan, menegaskan bahwa pengukuhan ini menjadi titik awal penguatan komitmen dalam mengemban amanah partai sebagai tugas mulia.
Menurutnya, dengan berlandaskan cita-cita luhur para ulama dan tokoh bangsa, PKB bertekad mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera, berkeadilan, dan berdaulat. Untuk itu, dibutuhkan konsolidasi yang solid, persatuan gerak dan langkah, serta kedekatan nyata dengan masyarakat.
"Momentum ini bukan seremoni. Ini adalah titik awal kerja besar. Dengan kerja keras, solidaritas, dan semangat pengabdian, kami optimistis PKB Sumatera Utara mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," tegas Ashari.
Komposisi dan Personalia DPW PKB Sumut 2026-2031
Dewan Syura : Ketua: KH. Akhyar Nasution, Lc., M.Ag. Wakil Ketua: H. Muhammad Jafar Sukhairi NST, Syaipuddin Nasution, S.T., FT, Dr. KH. Muhammad Zein, Lc., M.A., Dr. KH. Abdi Syahrial Harahap Lc., M.A., Drs. KH. Naziruddin Idris, Lc., Drs. KH. Ahmad Azizi, M.Pd.
Sekretaris: Ir. Baharuddin Berutu. Wakil Sekretaris: Abdul Jabbar, S.E., H. Ali Masdar A Hasibuan, S.Ag., H. Habibullah Ritonga, Ust. Drs. Mahmud Lubis, Aminuddin Lubis, M.A., Martua Muda Daulay, S.H., M.H. Anggota: Heri Kusnadi, Suksesno, Rita Susanti Nasution, Legina.
Dewan Tanfidz, Ketua: Ashari Tambunan, Wakil Ketua: Ir. Loso, Muniruddin, Abdul Muin Pulungan, A. Jabidi Ritonga, Pangellem Dasopang, Upar Pulungan, S.H., Khairul Azhar, Syahrianto, S.H., Harimantua Dibata Siregar, Muslim Pulungan, Jaimar Nababan, Syaiful Syafri, M.M., Drs., H. Ali Wansah, Harisadewo, M. Fadli Habibie, Muhammad Ilham Akbar, Muhammad Isnandar, Mombang Harahap, Zulkarnain, S.E., M.Sc., Asbullah, Tigor Lumbartoruan, Juli Rochaini Lubis, Marido Padang, Kali Ahmad Harahap, Roma Uli Silalahi, Tommy Tantawi Tan, Drs., Renny Maisyarah, Ajidin Haryanto, Ridwan, Ir. Potan Edy Siregar, Herlina Nasution, Andi Harumunan Harahap, Toto Widiyanto, Drg. Devie Ramazhana, Conny Kartika, Lidya Harumi Samosir, Hafrizal Pohan
Sekretaris: Zeira Salim Ritonga, Wakil Sekretaris: Ita Julianti, Khoiruddin Faslah Siregar, Erwin Lubis, Muhammad Suhairy Lubis, Labuhan Hasibuan, S.Ag., Putra Ramadanah, S.H., Alimuddin Usmana, Hamdan Simbolon, Said Hadi SE, Fahmi Nasution, Raja Arifansah Pohan, Jujur Sinulingga, S.H., Ipong Dalimunthe, Iana Manik, S.P., Syahrial Ritonga, Edy Sarwono, Imelda Siska Siregar, Pantas Sinaga, Zulkarnain, Altudes Muhammad Yakub Siregar, Lina Shi, Mariani, Joni Sandiri Ritonga, Fitri Herawati, Ranzana Karyatik, Dwi Gusnila Putri, Afrida Ginting, S.H., Synthia Prisha Utami, Febrina Sasmita, Roslinawati, Ahmad Zacky Nasution, Khairul Fadli, Rizky Ananda Putra Hrp, Lestari
Bendahara: dr. Dewi Fitriana, Wakil Bendahara: Julyadi Yahya Pulungan, S.Sos., Murdin Lubis, Nazra Hanum Nasution, Hafni Nasution, Titik Anggriyani Batubara, Muhammad Taufik H. Marpaung, Anwar, Sofwan Idris Brutu, Iman Nur Rambe, Roma Hendri Hrp, Jonner Nadaek, Cnr Aly Nurmansyah, Suria Ningsih, Sri Widartik, Tri Lestari Astuti, Ismawaty, Sartini, Putri Nanda Sari Nasution, Mardiana Sari, Nurhalimah M, Neny Zulia, Leliana, Raisan Zagar Tua Ritonga, Ahmad Efendi Lubis
Komposisi ini ditetapkan di Jakarta pada 22 Januari 2026 oleh Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa. (NAI/NAI)











