Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana, Ketua Gerindra Taput: Perlu Dilakukan Audit Lingkungan

Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana, Ketua Gerindra Taput: Perlu Dilakukan Audit Lingkungan
Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana, Ketua Gerindra Taput: Perlu Dilakukan Audit Lingkungan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya Tapanuli Utara ((DPC Gerindra Taput) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana alam di Kecamatan Simangumban, Selasa (29/4).

Ketua DPC Gerindra Taput, Erikson Sianipar (ESI) menyampaikan, penyaluran bantuan ini sebagai respons cepat terhadap dampak bencana yang terjadi beberapa waktu terakhir.

"Penyaluran bantuan merupakan respon cepat terhadap dampak bencana yang terjadi beberapa waktu terakhir," katanya.

Namun demikian, Dia mengatakan, ketika terjadinya suatu bencana, persoalan yang dihadapi tidak hanya berhenti pada penanganan dampak semata.

"Melainkan penanganan bencana juga harus menyangkut penyelesaian akar masalah," tandasnya.

Pasalnya bencana yang terjadi merupakan bagian dari konsekuensi akibat ketidakseimbangan ekosistem yang selama ini belum ditangani secara menyeluruh.

"Oleh sebab itu diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dalam pengendalian ekosistem," ucapnya.

“Penanganan tidak bisa parsial tapi harus ada kebijakan yang lebih holistik agar kejadian serupa tidak terus berulang,” pungkasnya.

Untuk itu pihaknya berharap seluruh pihak dan element agar bisa sama-sama menjaga serta meminimalkan masalah ekosistem lingkungan.

"Terlebih lagi dewasa ini, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kondisi lingkungan yang dinilai semakin tidak seimbang," katanya.

Dia juga menekankan pentingnya membangun budaya peduli terhadap lingkungan di tengah masyarakat.

"Seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan penebangan liar,enggunaan air sesuai peruntukan, serta meminimalkan penggunaan limbah kimia," katanya.

"Mendorong tata kelola lingkungan yang lebih efektif melalui pendekatan keberlanjutan terintegrasi yang disertai langkah-langkah," tambahnya.

Di sisi lain ESI juga menilai perlunya ada lembaga independen untuk melakukan audit terhadap lingkungan hidup di Taput untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

"Perlu audit lingkungan hidup di Tapanuli Utara oleh lembaga independen sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran," ucapnya.

Selain itu, pemanfaatan teknologi untuk mendeteksi potensi bencana secara dini dinilai perlu diterapkan secara terintegrasi guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

"Melalui langkah tersebut, penanganan bencana diharapkan tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga pada upaya jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi masyarakat dari risiko bencana di masa mendatang," pungkasnya.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi