Guru Besar dan Civitas Akademika USU Perkuat Kapasitas Kader Kesehatan Jiwa Berbasis Psikiatri Budaya di Tanjung Pura (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tanjung Pura - Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Jiwa Berbasis Psikiatri Budaya di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Pura Kabupaten Langkat.” Kegiatan ini dilaksanakan pada 25 Mei 2026 di wilayah kerja Puskesmas Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
Kegiatan ini menyasar para kader kesehatan jiwa dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengenali, mendeteksi dini, serta memberikan dukungan awal terhadap masalah kesehatan jiwa di masyarakat.
Pendekatan psikiatri budaya menjadi penekanan utama agar pelayanan kesehatan jiwa tidak hanya dipahami dari sisi medis, tetapi juga memperhatikan nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Tanjung Pura, Bapak Tengku Reza Aditiya, S.IP. Kehadiran pemerintah kecamatan menjadi bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas, khususnya dalam mendorong upaya promotif, preventif, dan deteksi dini masalah kesehatan jiwa di tingkat masyarakat.
Hadir sebagai narasumber utama Dr. dr. M. Surya Husada, M.Ked., Sp.KJ., Subsp.B. beserta civitas akademik universitas sumatera utara Prof. Dr. dr. Elmeida Effendy, M.Ked., Sp.K.J., Subsp.B.Pf dan dr. Nazli Mahdinasari Nasution, M.Ked., Sp.K.J., Subsp.A.R. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan jiwa dalam mengenali, mendeteksi dini, serta memberikan dukungan awal terhadap masalah kesehatan jiwa di masyarakat dengan pendekatan yang memperhatikan nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal setempat.
penyampai materi dan diskusi interaktif kader kesehatan jiwa
Pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan penguatan peran kader di lapangan. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai peran kader dalam kesehatan jiwa masyarakat, pengenalan tanda dan gejala gangguan jiwa, pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan, serta strategi komunikasi yang sesuai dengan konteks budaya masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, kader diharapkan lebih peka terhadap perubahan perilaku, emosi, maupun kondisi sosial yang dapat berkaitan dengan masalah kesehatan jiwa. Pemahaman yang baik juga diharapkan mampu mengurangi stigma, mencegah keterlambatan penanganan, serta memperkuat dukungan keluarga dan lingkungan terhadap individu yang mengalami masalah kesehatan jiwa.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, USU berupaya memperkuat jejaring antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, puskesmas, kader, dan masyarakat dalam membangun layanan kesehatan jiwa yang lebih dekat, responsif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam penguatan kesehatan jiwa komunitas di Kabupaten Langkat. Dengan meningkatnya kapasitas kader, masyarakat diharapkan memperoleh akses pertolongan awal yang lebih cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan sosial budaya di wilayah setempat.
(REL/WITA)