BPBD Samosir Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan dan Angin Kencang

BPBD Samosir Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan dan Angin Kencang
BPBD Samosir Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan dan Angin Kencang (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Samosir - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam sepekan ke depan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul Prospek Cuaca Mingguan BMKG Wilayah I Medan periode 22–29 Juni 2026 yang menyebutkan wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Samosir, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada waktu tertentu.

BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan lokal pada siang hingga malam hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Samosir, Sarimpol Simanihuruk, meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, bantaran sungai, serta pengguna transportasi perairan Danau Toba.

"BPBD Samosir mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang. Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi cuaca resmi dari BMKG serta menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan saat cuaca buruk terjadi," ujar Sarimpol, Selasa (23/6/2026)

Ia juga mengingatkan para petani, nelayan, pelaku wisata, dan operator kapal penyeberangan untuk memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas.

Menurutnya, kondisi cuaca yang berubah cepat dapat meningkatkan risiko kecelakaan maupun bencana hidrometeorologi.

Sarimpol menegaskan bahwa BPBD Samosir terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah kecamatan untuk memantau perkembangan kondisi cuaca serta menyiagakan personel apabila terjadi kejadian bencana yang memerlukan penanganan cepat.

"Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda bencana seperti retakan tanah, pohon tumbang, atau peningkatan debit air sungai yang tidak normal. Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dan dampak yang mungkin timbul," tambahnya.

BPBD Samosir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang namun waspada serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas selama periode cuaca yang masih berpotensi dinamis di wilayah Kabupaten Samosir. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi