Buka PRSU Ke-50, Wagub Surya: Ini Bukan Cuma Hiburan, Tapi Ruang Temu Investasi Daerah (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, secara resmi membuka gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Panggung Utama PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (3/7) malam.
Dalam pidato pembukaannya, Surya menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar ajang hiburan musiman bagi masyarakat, melainkan sebuah etalase pembangunan yang strategis untuk mempromosikan potensi daerah, menarik investasi, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian regional.
Menurut Surya, penyelenggaraan PRSU tahun ini mengemban momentum yang sangat penting seiring keberhasilannya mencapai usia emas. Ajang ini menjadi ruang integrasi visual untuk memperlihatkan berbagai keunggulan komparatif dari setiap daerah kepada masyarakat luas, calon investor, hingga pelaku usaha nasional maupun internasional.
"PRSU ke-50 menjadi penanda perjalanan sejarah pembangunan Sumatera Utara. Ini bukan hanya panggung hiburan, tetapi ruang pertemuan investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia. Dari sinilah kita menunjukkan kepada Indonesia bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang," ujar Surya di hadapan para tamu undangan.
Lebih lanjut, Wagub Sumut menjelaskan bahwa esensi dari PRSU mencakup dimensi yang luas, mulai dari ruang temu sektor perdagangan, hilirisasi investasi, transfer teknologi, ekspose inovasi, hingga pengembangan sektor olahraga.
"Pemerintah Provinsi berharap dampak ekonomi dari perhelatan akbar ini tidak berhenti saat penutupan acara saja, melainkan dapat menstimulus roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dalam jangka panjang," jelasnya.
Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh pihak Pemprov Sumut kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi aktif menampilkan produk-produk unggulan daerahnya. Surya menilai, semangat kolaborasi antardaerah di Sumatera Utara adalah kunci utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memosisikan provinsi ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terdepan di Indonesia.
Selain fokus pada penguatan ekonomi domestik, Surya juga memaparkan komitmen Pemprov Sumut dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur penunjang sistem ekonomi. Sektor olahraga juga mulai dibidik serius agar bertransformasi menjadi industri yang kompetitif dan mampu menghasilkan nilai ekonomi tinggi melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan berskala nasional hingga internasional.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menjelaskan bahwa PRSU 2026 ini akan berlangsung selama 31 hari penuh, mulai dari 3 Juli hingga 2 Agustus 2026, dengan target kunjungan mencapai 300.000 orang.
Edisi emas tahun ini menghadirkan tiga kluster area utama demi mengoptimalkan pengalaman publik, yaitu, Panggung Budaya: Sebagai ruang pelestarian seni dan adat lokal. Panggung Landmark: Sebagai ruang interaksi sosial masyarakat. Panggung Utama: Menjadi pusat kompetisi kreativitas serta panggung hiburan yang dimeriahkan oleh 19 artis nasional.
Selain hiburan, Ferry menyebutkan bahwa promosi Kopi Sumut ditempatkan sebagai salah satu program unggulan utama tahun ini. Langkah ini diambil sebagai strategi taktis memperkuat citra komoditas kopi lokal di kancah domestik maupun global, sekaligus membuka keran kerja sama baru guna mendorong lonjakan angka ekspor kopi asal Sumatera Utara ke pasar dunia.
Acara pembukaan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo, Plt Deputi Bidang Staf Ahli Menteri Kementerian Ekonomi Kreatif Dian Permata Sari, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Staf Ahli TP PKK Sumut Titiek Sugihariti, Ketua DWP Sumut Evi Novida, serta jajaran Bupati dan Walikota se-Sumatera Utara.
(JW/RZD)