Lempar Istri Pakai Kelapa hingga Lebam, Polres Dairi Tahan Pelaku

Lempar Istri Pakai Kelapa hingga Lebam, Polres Dairi Tahan Pelaku
Lempar Istri Pakai Kelapa hingga Lebam, Polres Dairi Tahan Pelaku (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Sidikalang - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Dairi menahan tersangka berinisial TPS (41) penduduk Dusun Pahlawan Desa Lae Itam, Kecamatan Siempat Nempu Hilir. Langkah tersebut diambil menyusul kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KRDT).

Hal itu disampaikan Kasie Humas, AKP Syahril Ramadhan, Senin (17/8). Dalam pengaduan, korban Gustina Sagala (45) dilempar pakai kelapa. Buah tersebut mengakibatkan lebam di wajah dan kepala.

“Korban dilempar pakai kelapa hingga mengenai badan dan kepala,” kata Syahril.

Menurut Syahril, motif perbuatan sedang tahap pendalaman. “Motifnya sedang didalami,” kata Syahril.

Sebelumnya, Pangihutan Sagala (49) famili korban menyebut, kekerasan terhadap korban terjadi, Jumat (31/7) malam. Kala itu, TPS baru pulang dari pesta. Dia meminta Gustina menyediakan makanan. Namun, TPS bersungut-sungut lantaran lauk tersedia sama seperti ikan siang harinya.

TPS minta dimasak ikan. Lalu, Gustina tidak mengakomodir berhubung badan kurang sehat. “Bagaimana saya mau masak ikan sedang saya kurang sehat,” kata Gustina.

Mendengar jawaban itu, TPS mengamuk dan memukul Gustina. Ibu rumah tangga ini kabur ke pekarangan depan. TPS sempat mengambil sebilah pisau. Tersangka mengambil beberapa buah kelapa lalu melemparkan ke arah Gustina. Beberapa diantaranya mendarat hingga mengakibatkan rasa sakit dan luka.

“Gustina dilempar pakai kelapa. Padahal, buah itu hendak dijual,” kata Pangihutan.

Melihat emosi suami yang tak terkendali, Gustina kabur melalui belakang rumah dan bertemu warga marga Simarmata. Selanjutnya, korban dibawa naik sepeda motor ke rumah Kepala Desa, Pargaulan Simbolon. Kasus itu bergulir ke Polsek Bunturaja hingga diteruskan ke Polres Dairi.

Pangihutan menyebut, keduanya masing-masing menikah untuk kedua kali “Keduanya menikah untuk kedua kali. Sudah sama-sama menikah sebelumnya dengan pasangan berbeda,” kata Pangihutan.

Menurut Pangihutan, Gustina membawa 1 anak dan TPS memiliki 2 anak. Ketiganya dirawat Gustina secara baik dan sehat. Pangihutan menyebut, TPS sering mabuk.

“Dewa mabuknya lae ini,” ujar Pangihutan.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi