Fasilitas RSUD Sultan Sulaiman Sergai Dikeluhkan, Air Bak Mandi Pasien Diduga Tercemar Cacing dan Jentik-jentik

Fasilitas RSUD Sultan Sulaiman Sergai Dikeluhkan, Air Bak Mandi Pasien Diduga Tercemar Cacing dan Jentik-jentik
Fasilitas RSUD Sultan Sulaiman Sergai Dikeluhkan, Air Bak Mandi Pasien Diduga Tercemar Cacing dan Jentik-jentik (Analisadaily/Zainal Abidin)

Analisadaily.com, Sergai — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman milik Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, fasilitas kamar perawatan pasien di rumah sakit pelat merah tersebut dikeluhkan karena dinilai tidak layak dan tidak higienis.

Berdasarkan pemantauan di lokasi pada Jumat (7/8) malam, ditemukan adanya cacing halus dan jentik-jentik yang bergentayangan di dalam bak air kamar mandi pasien. Temuan ini semakin memperburuk kondisi kebersihan ruangan setelah diketahui saringan keran air juga dipenuhi kotoran dan cacing yang melekat saat dibuka.

Tidak hanya masalah kebersihan air, fasilitas pendukung di dalam kamar mandi juga dilaporkan mengalami kerusakan. Lantai kloset terpantau bocor sehingga menimbulkan aroma tidak sedap saat disiram, serta kondisi bola lampu kamar mandi dalam keadaan mati.

Keluhan ini bermula dari pengalaman Lia, anak dari Abdul Rahman Aliang Buyung (66), seorang pasien penderita penyakit paru-paru. Setelah keluar dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien dipindahkan ke ruang isolasi paru kamar 3 yang berada dekat dengan ruang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Saat pertama kali memasuki kamar mandi, Lia mengaku terkejut dengan kondisi ruangan yang dinilai sangat jorok.

"Begitu saya buka kamar mandi, terlihat jorok dan di dalam bak air banyak cacing kecil-kecil serta jentik-jentik. Lalu kami bersihkan dan keran airnya kami beri saringan supaya airnya bersih. Namun sangat disayangkan, begitu saringan kami buka, terlihat kain saringannya kotor dan ditemukan pula cacing melengket di kain tersebut," ujar Lia dengan nada kecewa.

Lia berharap pihak manajemen RSUD Sultan Sulaiman lebih memperhatikan kebersihan dan kelayakan fasilitas sebelum kamar digunakan oleh pasien. Menurutnya, sterilisasi ruangan sangat krusial agar proses penyembuhan pasien tidak terganggu oleh lingkungan yang tidak sehat.

"Kita berharap supaya pihak rumah sakit terlebih dahulu mensterilkan semua fasilitas yang ada di ruangan atau kamar tempat pasien dirawat. Sebab, pasien yang datang untuk berobat supaya sehat, bukan bertambah sakit akibat fasilitas yang tidak mendukung bagi pasien itu sendiri maupun keluarga yang menjaganya," tegasnya.

Terkait temuan dan keluhan tersebut, Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr. Hendri Yanto Ginting, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (8/8), belum memberikan tanggapan atau jawaban hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga

Rekomendasi