Analisadaily.com, Kisaran - Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan mulai masuk tahap persiapan. Lahan yang berlokasi di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, sudah disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum bersama Pemkab Asahan.
Survei dilakukan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Utara Kementerian PU bersama jajaran Pemkab Asahan. Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum pembangunan ditargetkan dimulai Oktober 2026.
"Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi lahan sekaligus melihat kesiapan aksesibilitas serta berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan sebelum pembangunan dimulai rencana Oktober tahun ini," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Asahan Agus Jaka Putra Ginting kepada wartawan diruangnya, Selasa (11/8/2026).
Agus menyebut pembangunan Sekolah Rakyat tersebut diproyeksikan menggunakan anggaran APBN sekitar Rp250 miliar. "Sekitar Rp250 miliar APBN," ucapnya.
Menurutnya, anggaran itu untuk membangun sarana pendidikan. Sementara Pemkab Asahan menyiapkan lahan dan sarana pendukung lainnya akses jalan menuju sekolah tersebut.
"Koordinasi antara Pemkab Asahan dan Kementerian Pekerjaan Umum terus dilakukan agar tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana," ujar Agus.
Pemkab Asahan menyatakan mendukung penuh program tersebut. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan memperluas akses pendidikan layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia berharap pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan, sehingga fasilitas pendidikan itu bisa segera dimanfaatkan masyarakat.











