Analisadaily.com, Medan - Pemerintah Kota Medan terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, khususnya di sektor perpajakan daerah. Terobosan tersebut kembali diperkenalkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam Sharing Session bersama Katadata di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Dalam forum tersebut, Rico memaparkan QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), inovasi digital yang dikembangkan Pemko Medan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dari sektor restoran dan kafe.
QRESTO menjadi terobosan dalam penerapan sistem split bill pajak daerah, di mana komponen pajak dalam setiap transaksi dapat dipisahkan dan disalurkan secara elektronik ke Rekening Kas Umum Daerah secara real-time.
Menurut Rico, penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Medan membangun tata kelola perpajakan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
“QRESTO merupakan inovasi split bill pajak daerah pertama di Indonesia. Melalui QRESTO, pajak dari setiap transaksi restoran dan kafe langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah secara real-time,” ujar Rico.
Ia menegaskan, digitalisasi bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi harus mampu menciptakan perubahan nyata dalam sistem pemerintahan, termasuk memastikan setiap penerimaan daerah dapat dikelola secara lebih terbuka dan tepat sasaran.
“Ini adalah bukti komitmen kami untuk menghadirkan pemerintahan yang jujur dan efisien. Bersama, kita bangun Kota Medan yang lebih maju,” katanya.
Kehadiran QRESTO juga menjadi bagian dari langkah strategis Pemko Medan dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan teknologi. Sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi transaksi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penerimaan pajak daerah.
Paparan QRESTO dalam Sharing Session bersama Katadata menjadi momentum bagi Kota Medan untuk memperkenalkan inovasi digital daerah kepada publik yang lebih luas. Sebelumnya, QRESTO juga diperkenalkan Rico dalam forum APEKSI Leadership Dialogue 2026 yang mengusung tema “The Future of Digital Governance” di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Pemko Medan berharap inovasi QRESTO dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pengelolaan pajak daerah yang semakin modern, transparan dan akuntabel, sekaligus mendukung percepatan terwujudnya Kota Medan yang lebih maju.
Dalam kesempatan tersebut turut mendampingi Wali Kota Medan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Medan, M. Agha Novrian serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Medan, Muhammad Ridho Siregar.
(NS/BR)










