SICC 2026 Semarak di Samosir, Jadi Magnet Wisata dan UMKM

SICC 2026 Semarak di Samosir, Jadi Magnet Wisata dan UMKM
SICC 2026 Semarak di Samosir, Jadi Magnet Wisata dan UMKM (Analisadaily/Tetty Naibaho)

Analisadaily.com, Samosir - Suara merdu dan harmonisasi para peserta Samosir International Choir Competition (SICC) 2026 menggema di tepian Danau Toba, Kabupaten Samosir, Jumat (25/9/2026).

Hari pertama perlombaan digelar di Hotel Marianna Resort Convention and Center dan berlangsung semarak dengan kehadiran peserta dan pendukung dari berbagai daerah di Indonesia. SICC 2026 merupakan salah satu rangkaian utama Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026.

Beragam karakter suara, harmonisasi dan kekompakan peserta menjadi daya tarik tersendiri dalam kompetisi yang mempertemukan kelompok paduan suara dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada hari pertama, perlombaan berlangsung dalam lima kategori, yakni Children Solo Vocal sebanyak 34 peserta, Children Choir 6 tim, Teenager Choir 4 tim, Mixed Choir 10 tim, serta Musica Sacra 14 tim.

Kualitas penampilan para peserta dinilai oleh 10 orang dewan juri yang terdiri dari 4 juri internasional dan 6 juri nasional. Empat juri internasional tersebut berasal dari Latvia, Filipina, Malaysia dan Singapura.

Para peserta mengikuti tahapan kompetisi untuk memperebutkan posisi terbaik sekaligus Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara pada Samosir International Choir Competition.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan SICC 2026 sebagai bagian dari kegiatan yang mempertemukan seni, budaya dan pariwisata.

Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta juri dari sejumlah negara menjadi momentum bagi Samosir untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah.

“Kita tentu sangat mendukung kegiatan ini. SICC bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Samosir, budaya dan keindahan Danau Toba kepada para peserta, pendamping maupun para juri yang hadir,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk turut menikmati seluruh rangkaian kegiatan TCCF 2026 yang berlangsung di Kabupaten Samosir.

“Mari kita nikmati bersama seluruh rangkaian kegiatan yang ada. Selain menyaksikan perlombaan, kita juga bisa menikmati keindahan Samosir, budaya, kuliner dan berbagai destinasi wisata yang ada di daerah kita,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan event tersebut juga dapat memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas pengunjung.

Kehadiran peserta dan pendukung dari berbagai daerah dapat menggerakkan berbagai sektor usaha, seperti kuliner, akomodasi, transportasi, produk UMKM dan jasa pariwisata lainnya.

“Ini merupakan kesempatan bagi pelaku UMKM dan pelaku usaha pariwisata untuk ikut mengambil bagian. Kita berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Penyelenggaraan SICC 2026 sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan event seni dan budaya di kawasan Danau Toba. Kehadiran empat juri internasional dari Latvia, Filipina, Malaysia dan Singapura juga memberikan nuansa internasional dalam penyelenggaraan kompetisi.

Melalui TCCF 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, masyarakat, pelaku UMKM dan sektor pariwisata agar setiap event dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

SICC 2026 akan terus berlanjut hingga tahapan akhir kompetisi dan penentuan para juara yang akan memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi