Wisuda ITSI 2026 Lantik 445 Lulusan, SDM ITSI Sesuai Kebutuhan Industri Perkebunan

Wisuda ITSI 2026 Lantik 445 Lulusan, SDM ITSI Sesuai Kebutuhan Industri Perkebunan
Wisuda ITSI 2026 Lantik 445 Lulusan, SDM ITSI Sesuai Kebutuhan Industri Perkebunan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Dalam upaya menyiapkan lulusan sebagai tenaga kerja yang siap pakai khususnya bidang industri perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) terus meningkatkan kualitas lulusan seperti menjalin kerja sama, terpenting konsep link and match selalu diperkuat agar alumni benar-benar punya keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri perkebunan.

Demikian jelas Rektor ITSI Dr Purjianto, SE, MM dalam pidatonya pada Wisuda ITSI 2026 di Tiara Convention Center, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (15/10). Kali ini, kampus perkebunan ini melantik 445 lulusan dari enam program studi jenjang D-IV dan S-I.

Penguatan kampus dimaksud, di antaranya kolaborasi industri perkebunan untuk tempat magang atau praktik lapangan, peningkatan kompetensi dosen, sarana prasarana dan aspek lainnya yang sangat dibutuhkan.

"Pembelajaran ITSI meliputi hard skill, yaitu penguasaan pengetahuan teori dan praktik. Mahasiswa juga dibekali softskill yaitu pengembangan karakter, sehingga lulusan punya disiplin, daya juang, tangguh, mental yang kuat dan karakter positif lain sebagai bekal dalam bekerja. Lulusan juga melalui rangkaian uji kompetensi daei lembaga sertifikasi profesi sehingga alumni ITSI siap bekerja di industri perkebunan," urainya.

Dari 445 lulusan tahun ini, jelasnya, yang paling membanggakan sebagian di antaranya sudah diterima bekerja di berbagai perusahaan perkebunan seperti BUMN dan perusahaan swasta nasional.

Rektor juga sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak dan stakeholder yang mendukung ITSI khususnya dalam menuntaskan studi perkebunan. Terkhusus kepada orangtua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya di kampus perkebunaan kenamaan ini.

Kepada para lulusan, rektor berpesan, kelulusan dan wisuda bukanlah akhir tapi perhentian sejenak untuk melanjutkan perjalanan baru yaitu kehidupan nyata di masyarakat dan dunia kerja atau industri.

Maka dari itu, jagalah nama baik almamater, terus berkarya dan tiada berhenti belajar. Sehingga nantinya bisa mewarnai masyarakat dan pembangunan nasional. "Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa meridai perjalanan karier dan kehidupan semua lulusan," tukasnya.

Wakil Rektor III, Ika Ucha Pradifta Rangkuti, SST, MSi menyampaikan puluhan lulusan berprestasi ITSI yang sudah diterima bekerja di sejumlah perusahaan perkebunan ternama di Indonesia. Di antaranya di PT Agrinas Palma Nusantara, PTPN IV, PT Bumijaya, Genting Plantation, Gunas Group, Kalimantan Plantation Unit, Kawasan Industri Nusantara, Permata Group, Primier Engenering Indonesia, Sinar Mas Agro, Triputra Agro, Sapta Pesona dan lainnya.

Konsep Link and Match terbukti diterapkan dari banyaknya lulusan yang terserap dunia kerja bahkan sebelum diwisuda. Dalam prosesi itu, pimpinan juga memberikan reward berupa beasiswa S-2 atau magister bagi salah satu lulusan terbaik.

Ketua Aptisi Sumut, Asocc Prof Dr Muhammad Isa Indrawan, SE, MM mengarahkan, agar lulusan harus mampu menang di era pertempuran baru usai wisuda.

Meningkatkan kualitas dan kompetensi dengan skill pelengkap dan skill pendukung, memahami dan bisa menjalankan tata kelola perkebunan yang maju dan modern. Mampu beradaptasi dengan dinamika dunia perkebunan, menjadi lulusan dan SDM unggul bidang perkebunan demi kemajuan diri dan pembangunan nasional.

Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY) Sosiawan Hary Kustanto menyampaikan, wisuda ini juga merupakan kebanggaan dan kebahagiaan bagi YPPY, ini menunjukkan peran ITSI membangun generasi muda berintegritas yang terus tumbuh dan berkembang.

Sehingga lulusan siap berkontribusi untuk bangsa dan negara. 445 lulusan dari enam prodi itu menunjukkan cakupan aspek dari hulu hingga hilir khususnya di industri kelapa sawit.

Ia menjelaskan, komposisi tambahan seperti teknologi proteksi, hingga integrasi digital dan rekayasa kimia sebagai bukti ITSI konsisten menghadirkan talenta yang lengkap dan komprehensif bagi ekosistem perkebunan nasional.

Luasnya perkebunan nasional tentunya membutuhkan SDM yang banyak dan berkualitas, tentu itulah peran lulusan ITSI sebagai insan perkebunan di seluruh wilayah, juga nantinya diharapkan sebagai pelopor dalam pembangunan daerah masing-masing.

Direktur SDM & Umum PT Agrinas Palma Nusantara Brigjen TNI (Purn) Dr Erry Herman, SE, MPA dalam sambutan menyampaikan, perusahaan perkebunan terkenal yang ia pimpinan telah merekrut sebanyak 90 lulusan terbaik ITSI. Yang ditempatkan di berbagai wilayah di antaranya di Sumut, Riau dan Kalimantan Barat.

"Semua menjadi pemimpin-pemimpin lapangan terbaik yang kami nilai, mereka bekerja sangat baik di lapangan," ujarnya, sembari, menegaskan bahwa para orangtua tidak salah mempercayakan pendidikan tinggi anak-anaknya di ITSI.

Wisuda ini, jelasnya, merupakan wahana pembuktian atas pembelajaran kepemimpinan yang sudah didapat di bangku kuliah di dunia kerja lapangan. Industri kelapa sawit adalah kekuatan strategis indonesia, potensi besar ini juga menantang kinerja yang unggul.

Produktivitas harus ditingkatkan, biaya dikendalikan dan lingkungan harus dijaga serta tata kelola harus diperkuat, ini hal harus jadi pedoman dalam bekerja dan semua itu membutuhkan para wisudawan sebagai SDM unggul yang bekerja dan mampu berpikir, menganalisis dan mengambil keputusan sebagai pemimpin di lapangan dan mampu melakukan perbaikan dan transformasi budaya dalam bekerja di industri perkebunan. Maka perlu ubah cara pandang dalam profesi perkebunan.

Prosesi wisuda berjalan lancar, penuh khidmat dan haru biru. Para hadiri juga dimanjakan dengan berbagai penampilan dan atraksi seperti tari-tarian, paduan suara, nyanyian dan lainnya yang membuat tangis harus lulusan dan orangtua pecah di aula prosesi. Hadir para pimpinan ITSI, segenap sivitas kampus, pimpinan asosiasi petani sawit dan para pemangku kepentingan industri kelapa sawit Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Rektor I Eka Bobby Febrianto, SP, MSi membacakan surat keputusan terkait terkait penyelesaian tugas dan syarat akademik untuk meraih gelar sarjana untuk jenjang D-IV dan S-I di ITSI sesuai bidang keilmuan masing-masing.

(AMAD/WITA)

Baca Juga

Rekomendasi