Warga Silahisabungan Dairi Mulai Batuk Dampak Kabut Asap

Warga Silahisabungan Dairi Mulai Batuk Dampak Kabut Asap
Warga Silahisabungan Dairi Mulai Batuk Dampak Kabut Asap (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Sidikalang - Kepala Desa Paropo 1 Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi, Hehe Raya Silahoho mengatakan, masyarakat wilayah sekitaran Danau Toba sangat merasakan dampak kabut asap. Masyarakat mulai didera batuk. Gantian terserang gangguan pernafasan.

“Masyarakat mulai terserang batuk akibat kabut asap,” kata Hehe Raya, Kamis (15/10).

Penduduk, kata Hehe Raya, mulai mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau biasanya menjala ikan jatuh ke tengah danau, belakangan ini hanya di tepi. Sebab, jarak pandang kian sempit. Kondisi terparah terjadi hari ini. Mata mulai perih dan hidung tersumbat

“Jarak pandang jadi pendek. Terparah, hari ini. Mata perih,” kata Hehe Raya.

Hal senada disampaikan Camat, Iwan Simarmata. Permukaan Danau Toba tidak lagi utuh terlihat. Pada situasi cerah, desa di seberang bisa ditengok terbentang luas.

Guna meminimalisasi dampak negatif, kata Iwan, pihaknya bersama tim Puskesmas membagikan 50 kotak masker kepada masyarakat dan siswa. Bila cuaca tidak membaik, kunjungan wisatawan diprediksi menurun pada Sabtu dan Minggu nanti.

“Kalau kabut asap masih tebal, wisatawan diperkirakan akan berkurang hari Sabtu dan Minggu, libur nanti,” kata Iwan.

Sementara itu, salah satu sekolah di Sidikalang mulai menyarankan siswa memakai masker saat belajar. Pasalnya, siswa bergantian terinfeksi batuk dan demam.

“Siswa itu anak kita. Harus disayangi. Makanya kami menyarankan pakai masker. Termasuk menghindari penularan penyakit,” kata seorang kepala sekolah minta nama tidak ditulis.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi