Warga Keluhkan Dampak Kabut Asap (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Warga mulai mengeluhkan dampak kabut asap tebal yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), khususnya Kota Tarutung sejak sepekan terakhir.
Pasalnya tidak hanya mengganggu penglihatan dan jarang pandang, kabut asap kini mulai dikhawatirkan menimbulkan gangguan kesehatan seperti penyakit inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
Seperti yang disampaikan salah seorang warga, H Purba. "Kabut semakin tebal dan tak kunjung hilang, jarak pandang sangat dekat,"ujar salah seorang warga H. Purba kepada wartawan, Rabu (13/10).
"Selain itu kondisi ini juga sangat rentan menimbulkan penyakit inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA)," tambahnya.
Warga lain JS, menyampaikan kabut asap ini juga sudah mulai membuat mata pedih dan ber air.
"Mata berair dan pedih, jarang pandang juga harus dekat," ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Taput, Ganda Nainggolan menyampaikan, pihaknya telah menyurati seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) agar memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
Surat edaran telah disampaikan melalui Puskesmas sejak 9 September lalu agar petugas kesehatan aktif memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
Dia juga mengatakan pihaknya berencana menyebarkan masker kepada masyarakat. Namun karena ketersediaan hanya sekitar 5.000 masker maka akan disebar kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
"Jadi kita lihat dulu nanti daerah mana atau siapa yang prioritas untuk nantinya diberikan masker,” pungkasnya.
(CAN/RZD)