Lau Petundal dan Renun Dairi Banjir, Jalan Kutacane–Medan Longsor di Balandua (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Sidikalang - Guyuran hujan deras belakangan ini mengakibatkan berbagai problema di tingkat masyarakat dan pemerintah khususnya di Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi.
Kapolsek Tanah Pinem, AKP Sumitro Manurung, Minggu (1/11) mengatakan, badan jalan menghubungkan Kutacane Aceh Tenggara-Medan mengalami amblas di Desa Balandua, Kecamatan Tanah Pinem.
“Badan jalan hampir ambles separuh. Kalau curah hujan tetap tinggi, infrastruktur ini terancam putus,” kata Sumitro.
Sumitro menyebut, lokasi longsor berada di lintasan menikung. Karenanya, pengendara diimbau berhati-hati. Polisi sudah memasang garis sebagai aba-aba atau rambu kepada publik.
Sementara itu, permukiman di Dusun Lau Petundal, Desa Pamah, didera banjir. Jalan diantaranya rumah yang biasanya dipakai penduduk, berubah luapan sungai.
”Jalan diantara rumah berubah jadi luapan sungai,” kata Sumitro.
Dari rekaman video yang beredar, luapan tersebut menyasar kediaman. Sejumlah harta benda dan perlengkapan rumah tangga penduduk, terendam.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Renun. Camat, Jonathan Ginting membenarkan peristiwa dimaksud.
Hampir setiap tahun kejadian sedemikian muncul. Bila hujan deras kelewatan, aliran air dari hulu berubah menjadi sungai,” kata Jonathan.
(SSR/RZD)