Sosok Pacar Pertama Freddie Mercury

Sosok Pacar Pertama Freddie Mercury
Freddie Mercury (Metalhead Zone)

Analisadaily - Perjalanan asmara Freddie Mercury tak bisa lepas dari sosok Mary Austin yang ia sebut sebagai cinta sejatinya.

Namun jauh sebelum mereka bertemu, Freddie ternyata pernah menjalin hubungan asmara dengan seorang mahasiswi kesenian. Bahkan ia sempat memohon kepada wanita itu agar tidak meninggalkannya.

Wanita itu bernama Rose Pearson. Dia mengaku sebagai pacar pertama Freddie yang tidak bisa menerima kenyataan seksualitas sang maestro.

Rose mengungkapkan rasa sakit dan penyesalannya atas perpisahan mereka. Namun dia tidak pernah bisa menerima sifat asli Freddie seperti yang dilakukan Mary Austin.

Rose yang sekarang menyandang gelar doktor telah mempertanyakan seksualitas Freddie di akhir 60-an.

Sementara vokalis Queen itu tinggal bersama Mary Austin di awal 70-an. Kemudian ia lebih menikmati ditemani laki-laki yang akhirnya membuat Mary menjauh.

"Aku adalah pacar pertama Freddie. Kami memiliki hubungan fisik dan dia adalah kekasih yang sangat bersemangat. Dia berbeda," kata Rose, dilansir dari Mirror, Sabtu (21/12).

Freddie Mercury dan Mary Austin (Getty Images)
"Aku menyukai kenyataan bahwa dia selalu sibuk dengan aktivitas kreatif. Aku tidak tahu apa itu. Aku tidak tahu kalau dia akan menjadi penyanyi. Tapi aku curiga dia akan melakukannya."

Mereka pertama kali bertemu di Ealing College of Art, London, pada akhir 1960-an. Kemudian mereka menjalin hubungan yang digambarkan Rose sangat intim.

Rose mengenang: "Dia tidak melakukan banyak pekerjaan. Di studio dia hanya bernyanyi sepanjang waktu."

"Dia karismatik, berpakaian keterlaluan, kadang kala dengan celana pendek, tanpa atasan dan mantel bulu. Dia bertekad menjadi penyanyi. Dia seorang badut, sangat menyenangkan berada di sekitarnya," sambung Rose.

"Freddie satu-satunya orang yang tak kenal takut yang pernah kutemui."

Rose mengakui bahwa ketertarikan Freddie terhadap laki-laki mulai menjadi masalah dalam hubungan mereka.

"Dia melihat-lihat antara ingin bersama saya dan menginginkan petualangan lain ini. Dia sepertinya menginginkan keduanya sekaligus. Bahkan ketika aku sedang bersamanya larut malam, dia menjadi hangat dan penuh kasih sayang, lalu berkata, 'Aku ingin tahu bagaimana rasanya dengan seorang pria?'

"Saya merasa kepercayaan diri saya menurun."

Rose sendiri memiliki teman-teman gay, termasuk sutradara, Derek Jarman dan artis, David Hockney.

Rose mengatakan setelah dipaksa Freddie agar membiarkannya bertemu dengan teman-temannya yang gay, namun dia selalu menolak.

Rose menjelaskan, "Saya merasa bahwa jika dia bertemu orang-orang ini, mereka akan mengambilnya dari saya, dan saya akan dikucilkan."

Lambat laun akhirnya Rose tidak tahan dengan sikap Freddie dan mengakhiri hubungan mereka.

"Itu mengerikan. Dia memohon padaku agar tidak pergi, dan berkata dia tidak mengerti. Namun aku tidak tahan menjadi sekadar temannya, mendengar tentang hubungannya yang lain. Jadi itu harus menjadi akhir," ungkap Rose.

Editor:  Eka Azwin Lubis

Baca Juga

Rekomendasi