Sir Alex Ferguson (Mirror)
Analisadaily - Saat itu bulan November 1986. Ron Atkinson baru saja dipecat dan Manchester United menunjuk Alex Ferguson sebagai penggantinya.
Fergie bukanlah nama yang fenomenal. Apalagi dia belum pernah menangani klub Liga Inggris sebelumnya.
Tugas pelatih kelahiran 31 Desember 1941 itu juga tidak ringan. Ia dibebankan target untuk mematahkan dominasi Liverpool yang saat itu merajai Football League First Division (Liga Utama Sepakbola Inggris).
Namun ia mulai bekerja. Ada dinasti yang membutuhkan bangunan, sebuah kerajaan yang perlu didirikan dan ia tidak mau membiarkan apa pun menghentikannya.
Setelah musim-musim awal yang sulit, sentuhan tangan dingin Ferguson dalam skuat United mulai menggeser dominasi Liverpool.
Ketika Liga Inggris berganti nama dari Football League First Division menjadi Premier League tahun 1992, Fergie langsung menunjukkan kelasnya. Setan Merah keluar sebagai juara Liga Premier Inggris 1992/93 setelah unggul 10 poin dari Aston Villa yang menghuni peringkat dua.
Itu merupakan gelar juara kedelapan United setelah terakhir kali meraihnya pada musim 1966/67.
Sejak saat itu anak asuh Ferguson menjadi 'mesin peraih piala' sekaligus peruntuh 'kerajaan' Liverpool yang sebelumnya menguasai Inggris.
Sebenarnya ada terlalu banyak kenangan untuk diceritakan. Siapa yang bisa melupakan hari-hari Eric Cantona menebar ketakutan di barisan pertahanan lawan bersama Dwight Yorke. Belum lagi laga fenomenal di Camp Nou, Barcelona, Mei 1999.
Memasuki era modern, Wayne Rooney disihir menjadi mesin gol yang menakutkan. Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d'Or dan Rio Ferdinand membentuk salah satu dari duo defensif terkokoh yang pernah ada bersama Nemanja Vidic.
Sementara Ryan Giggs terus menerapkan visi Ferguson yang diam-diam dan penuh efisiensi menjadi 'pembantai' lawan.
Total 13 gelar Liga Premier, 5 Piala FA, 4 Piala Liga, 2 Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Klub dipersembahkan Fergie selama 27 tahun menakhodai Manchester United.
Hari Selasa (31/12) kemarin adalah ulang tahunnya yang ke-78. Tidak ada yang ragu jika Sir Alex Ferguson disebut sebagai salah satu pelatih terhebat yang pernah ada. Warisannya akan selalu hidup di Theatre of Dreams.
Selamat ulang tahun, Sir…!!!