Ratusan Rider Jelajahi Alam Aceh

Ratusan Rider Jelajahi Alam Aceh
Para rider memulai lomba dari depan Balaikota Banda Aceh (Analisadaily/Muhammad Saman)

Analisadaily.com, Banda Aceh - Sebanyak 568 rider motor trail lokal, domestik hingga mancanegara ambil bagian dalam ajang sport tourism Aceh Dirt Bike Adventure 2020 di Banda Aceh.

Seluruh rider yang berasal dalam 93 klub/komunitas motor trail itu memulai petualangannya dari Balaikota Banda Aceh hingga ke kawasan Aceh Besar dan finish di Taman Sari. Total jarak tempuh mencapai 80 kilometer dengan melewati sejumlah objek wisata favorit.

Uniknya, sejumlah pejabat daerah lain seperti Bupati Mandailing Natal, Bupati Labuhanbatu Utara, Plt. Bupati Aceh Selatan, dan Wakil Bupati Aceh Barat Daya turut menjadi peserta.

"Ada juga peserta dari Kalimantan bahkan dari negara jiran Malaysia," ungkap Kadis Pariwisata Banda Aceh, Iskandar.

Ratusan peserta ini dilepas langsung oleh Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman di kawasan Jalan Tgk. Abu Lam U, Banda Aceh, Sabtu (15/2). Turut hadir Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Isnaini Husda, dan beberapa pejabat lainnya.

Para rider melewati sungai di kawasan hutan Aceh
Aminullah menyebut, kegiatan motor trail selain menjelajahi alam Aceh, juga menjadi ajang mempromosikan berbagai objek wisata yang terdapat di daerah Serambi Mekah.

"Ini untuk membangun ukhuwah sekaligus ajang hiburan dan rekreasi bagi para pecinta motor trail dalam dan luar negeri. Yang paling penting, ini ajang promosi kota untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Banda Aceh," kata Aminullah, Minggu (16/2).

Kenapa pariwisata, menurutnya itu merupakan sektor unggulan Banda Aceh di samping jasa dan perdagangan, pendidikan, serta kesehatan plus perikanan.

"Berkat promosi jor-joran selama ini, wisatawan terus bertambah," ungkapnya.

Jika pada 2016 ke 2017 lalu hanya ada penambahan 14 ribu wisatawan, maka 2018-2019 naik pesat menjadi 210 ribu.

Para rider melewati sungai di kawasan hutan Aceh
"Total lebih dari 500 ribu wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Banda Aceh tahun lalu," jelasnya.

Dampak ekonominya juga tak bisa dianggap kecil.

"Even seperti ini dan ramainya wisatawan yang akan datang akan membangkitkan pedagang kecil hingga pengusaha multi bidang. PAD kota juga akan meningkat melalui penerimaan pajak hotel, restoran, dan pemasukan lainnya," katanya.

Kepada para peserta, walikota menitip pesan agar senantiasa mengutamakan keselamatan diri maupun masyarakat yang menonton.

"Bagi peseta dari luar, silahkan menikmati beragam kelebihan Banda Aceh. Jangan pulang dulu sebelum duitnya habis di Banda Aceh," pungkasnya.

(MHD/EAL)

Baca Juga