Menyoal Bantuan, Sopir Becak Datangi Kantor Bupati Dairi

Menyoal Bantuan, Sopir Becak Datangi Kantor Bupati Dairi
Ratusan Sopir becak unjuk rasa ke Kantor Bupati Dairi di Sidikalang menuntut realisasi bantuan terkait dampak virus Corona, Selasa (12/5). (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang – Ratusan sopir becak unjuk rasa ke Kantor Bupati Dairi di jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Selasa (12/5). Para penarik becak tersebut menuntut Bupati agar merealisasikan bantuan sebagaimana yang tertera dalam media massa.

Salah satu pengunjuk rasa, Suryanto Manalu, membacakan isi berita tentang bantuan. Dalam berita itu disebutkan, Ketua Gugus Tugas COVID-19 Dairi, Eddy Kelleng Ate Berutu akan menyalurkan bantuan hasil sumbangan sukarela ASN dan pihak swasta kepada warga yang terdampak Corona.

Diberita itu dijelaskan, sopir becak, parrengge-rengge, tutor PAUD, penggiat seni dan pers akan diberi donasi. Nyatanya, sambung Suryanto, sopir becak tidak mendapatkannya.

“Kalau memang tak ada untuk abang becak, tak apa. Tapi jangan dibilang ada. Itu bikin sakit hati,” tegas Suryanto di hadapan massa.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Eddy Banurea mengajak Suryanto dan delegasi berdialog di ruang Asisten Pemerintahan.

Ketua Indonesian Curruption Wacth (ICW) Dairi-Pakpak Bharat, Maruak Siahaan, yang hadir dalam pertemuan itu mengaku, suasana di gerbang kantor sempat memanas.

Abang becak mengumpulkan uang lembaran Rp 2000 untuk disumbangkan ke Pemkab. Namun petugas keamanan menyarankan, kegiatan itu dihentikan.

Masih kata Marulak, Bupati tampak di pelataran rumah dinas, tetapi tidak mendekat ke abang becak.

Tak lama berselang, Eddy Banurea menemui pengunjuk rasa. Ia mengatakan, aspirasi akan diteruskan ke pimpinan. Kata dia, Bupati sedang ada acara. Mereka akan dihubungi.

“Nomor bapak, kan sudah ada” kata Eddy Banurea.

Setelah itu, para pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

(SSR/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi