Benarkah Vaksin Anti Rabies di Kota Medan Sulit Didapatkan?

Benarkah Vaksin Anti Rabies di Kota Medan Sulit Didapatkan?
Lia Pratiwi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Suasana duka menyelimuti Lia Pratiwi, ibu kandung M. Reza Aulia yang meninggal dunia, Minggu (13/6), akibat digigit anjing milik tetangganya.

Anak laki-lakinya yang berusia 10 tahun itu harus meregang nyawa setelah berjuang melawan efek dari gigitan anjing yang melukai bagian paha atasnya.

Lia menceritakan kondisi kesehatan anaknya terus memburuk sejak digigit anjing pada Kamis (10/6) sore. Anaknya itu mulai demam dan muntah-muntah meski sudah mendapat suntik tetanus saat dibawa ke bidan terdekat.

Keesokan harinya, perjuangan Lia pun kian sukar bak jauh api dari panggang. Dia mengaku sulit mendapatkan vaksin anti Rabies di apotek, klinik hingga rumah sakit. Sementara kondisi anaknya semakin parah menambah gejala baru yakni diare.

"Hari Jumat kita pergi ke Rumah sakit Adam Malik tapi ternyata vaksinnya kosong. Mereka nyuru cari ke klinik Bestari, Petisah dan ternyata di sana juga kosong," ucapnya seduh menahan tangis kepada wartawan, Rabu (16/6).

Meski pencarian vaksin anti Rabies di sejumlah tempat belum membuahkan hasil, Lia tak menyerah dan tetap terus melakukan pencarian vaksin demi kesembuhan si buah hati. Hingga langkahnya tertapak pada sebuah apotek Kimia Farma di Jalan Jamin Ginting (dekat plaza Carrefour), Lia akhirnya mendapatkan vaksin anti Rabies tersebut.

"Kita cari dibanyak apotek ternyata kosong dan ternyata ada satu apotek Kimia Farma di Jalan Jamin Ginting, cuma adanya di situ, obatnya juga di situ, kita beli dua kali suntik," ungkapnya.

"Kamis digigit, Sabtu baru dapat vaksinnya," sambungnya.

Sementara itu, kata Lia, pada hari Sabtu (13/6), kondisi anaknya semakin menunjukkan gejala Rabies. Menurutnya vaksin anti Rabies yang disuntikan ke anaknya seakan tidak bekerja.

"Hari Sabtu panasnya naik turun, mulai menjulurkan lidahnya, bawaannya sudah seperti seekor anjing, kepanasan dan tingkah lakunya seperti anjing, pokoknya tidur terus. Asal makan muntah, liurnya sudah keluar-keluar dan lumpuh," ujarnya terbuai air mata.

Diberitakan sebelumnya bahwa peristiwa itu terjadi di Jalan Sagu Raya, Lingkungan 12, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. Saat ini kasusnya pun tengah ditangani oleh Polrestabes Medan.

(JW/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi