Arab Saudi dan Jepang Tunjukkan Kekuatan Asia di Piala Dunia 2022

Arab Saudi dan Jepang Tunjukkan Kekuatan Asia di Piala Dunia 2022
Reaksi Lionel Messi saat Argentina kalah dari Arab Saudi di Piala Dunia 2022. (Natacha Pisarenko/AP)

Analisadaily.com, Qatar - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengukir sejarah baru dalam turnamen Piala Dunia, karena untuk pertamanya kalinya memiliki enam wakil. Salah satu diantaranya adalah tuan rumah Qatar, dan diikuti Jepang, Iran, Arab Saudi, Korea Selatan dan Australia (yang berasal dari Oseania, telah dikelompokkan dengan Asia sejak 2006).

Dalam perhelatan ini juga, dua tim membuat sejarah berikutnya setelah Jepang dan Arab Saudi berhasil menang usai mengalahkan Jerman dan Argentina.

"Bintang-bintang telah selaras. Argentina adalah tim yang fantastis, tapi inilah sepak bola. Terkadang hal-hal gila terjadi," kata Pelatih Arab Saudi, Herve Renard usai kemenangan timnya dilansir dari Marca, Kamis (24/11).

Kemenangan Arab Saudi bisa dibilang salah satu gangguan terbesar dalam sejarah Piala Dunia dengan banyak menggembar-gemborkan Argentina untuk memenangkan turnamen secara langsung.

Gol awal Lionel Messi dari titik penalti dibatalkan dalam waktu lima menit oleh Al Shehri (48') dan Al Dawsari (53'). Setelah itu, mereka bertahan hingga akhir laga menjaga jarak dengan tim Lionel Scaloni.

"Saya mengatakan kepada Messi dia tidak akan menang," kata bek Arab Saudi, Ali Albulayhi .

Pemain Al-Hilal adalah tembok besar bagi tim Arab Saudi peringkat 51 di peringkat FIFA. Tim Renard mengalahkan juara dua kali akan menjadi yang pertama dari dua kejutan yang mengguncang dunia sepak bola seperti yang akan segera diketahui Jerman.

Tim Jepang meniru Arab Saudi. Mereka memulai dengan tertinggal, berkat titik penalti Ilkay Gundogan, dan membalas dalam waktu delapan menit dengan gol dari Ritsu Doan (75') dan Takuma Asano (83'), dengan ironisnya kedua pemain saat ini sedang bermain di Bundesliga Jerman.

Dengan Jepang mengalahkan Jerman dan Spanyol juga di grup, Jerman menghadapi kemungkinan tersingkir dari Piala Dunia di Babak Grup untuk kedua kalinya berturut-turut. Seperti saat melawan Korea Selatan (2-0) pada Piala Dunia 2018 lalu, Jerman dikalahkan oleh tim dari Asia.

"Kami mencapai standar global dan kapasitas maksimal kami dari sepak bola Asia. Ketika kami kebobolan, kami terus maju. Kami harus gigih, tangguh sampai akhir dan memanfaatkan momentum kami," kata Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu.

Peringkat 24 FIFA, Jepang, ingin mengulangi penampilan Babak 16 besar seperti yang mereka lakukan di Rusia pada 2018.

Arab Saudi bermimpi untuk mengulang kepahlawanannya dari AS 1994. Namun, mengulang kejenakaan Korea Selatan, yang pada 2022 berhasil mencapai semifinal di kandang sendiri dan mewakili posisi tertinggi yang pernah diraih tim Asia mana pun di Piala Dunia, setidaknya masih jauh pada tahap ini.

(CSP)

Baca Juga

Rekomendasi