Gelombang Besar dan Angin Kecang, Nelayan Bedagai Tidak Melaut

Gelombang Besar dan Angin Kecang, Nelayan Bedagai Tidak Melaut
Gelombang Besar dan Angin Kecang, Nelayan Bedagai Tidak Melaut (Analisadaily/Zainal Abidin)

Analisadaily.com, Sergai - Dalam sepekan ini para nelayan dari berbagai jenis alat tangkap yang ada di Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai (Sergai) tidak melaut karena gelombang besar dan angin kencang serta hujan.

Pantauan Jumat (25/11) ratusan kapal motor atau sampan nelayan pukat lingkung, jaring gembung atau pukat becak, bersandar di tangkahan mereka masing-masing.

Seorang nelayan, Usman (60) mengatakan, mereka tidak bisa pergi melaut karena cuaca kurang bersahabat, ditambah lagi angin kencang serta gelombang besar, sehingga mengurungkan niat untuk melaut.

Selain konsisi cuaca kurang bersahabat , lapak ikan pun sangat jauh, yaitu sekitar 60 mil dari pintu Kuala Bedagai atau sekitar 7-10 jam perjalanan, lebih dekat lagi dari Tanjungbalai atau Panipahan.

“Sudah seminggu lebih para nelayan di kecamatan ini tidak bisa melaut disebabkan gelombang tinggi dan angin kencang, ditambah lagi hujan turun,” ucapnya.

“Karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat, ditambah kondisi banjir yang juga sudah sepekan belum surut, kami warga Tanjung Beringin yang bermata pencaharian sekitar 65 persen nelayan tidak bisa beraktivitas dalam mencari untuk keperluan hidup sehari-hari,” lanjutnya.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah yang baru ada 2,5 Kg besar, 4 butir telur dan 4 bungkus mi instan per kepala keluarga (KK) serta bantuan dari Polres Sergai yang diberikan di posko-posko pengungsian.

“Kami minta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan pemerintah atasan untuk dapat mengirimkan atau memberikan bantuan sembako kepada kami yang sangat membutuhkan,” harapnya.

Akibat tidak melaut, para nelayan tersebut, di lokasi tempat pendaratan ikan (TPI) Bedagai yang berlokasi di Dusun I Desa Tebing Tinggi (Dungun) Kecamatan Tanjung Beringin, harga ikan pun melonjak.

Ikan gembung kuring Rp 40 ribu/Kg, gembung kedah Rp 25 ribu/Kg, senangin Rp 40 ribu/Kg, lidah Rp 40 /Kg, tamban Rp 14/Kg, kerapu putih Rp 50/Kg, cumi-cumi Rp 65/Kg, tegang ekor Rp 30/Kg.

Namun jenis ikan tersebut jarang ada, dan yang ada adalah jenis ikan tongkol, biji nangka, itupun ikan dari luar Kecamatan Tanjung Beringin.

(BAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi