Risiko Kebakaran Baterai, Jaguar Tarik Hampir 6.400 Unit SUV Listrik I-Pace

Risiko Kebakaran Baterai, Jaguar Tarik Hampir 6.400 Unit SUV Listrik I-Pace
Jaguar I-PACE masuk pasar Indonesia (ANTARA/HO)

Analisadaily.com, Jakarta - Jaguar telah mengeluarkan pengumuman penarikan kembali (recalls) yang memengaruhi hampir 6.400 unit mobil SUV listrik I-Pace karena potensi risiko kebakaran baterai.

Dilansir dari Antara, Minggu (4/6), merek mobil mewah asal Inggris ini mengatakan bahwa mobil SUV listrik yang terkena dampak akan ditarik kembali untuk mengganti modul kontrol energi baterai guna menghilangkan potensi risiko kebakaran.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat mengatakan bahwa total 6.367 unit mobil crossover listrik I-Pace terkena dampak dari penarikan kembali ini. Mobil listrik yang terkena dampak ini diproduksi antara tahun 2019 dan 2023.

Pada mobil Jaguar I-Pace yang terkena dampak ini, baterai dengan tegangan tinggi dapat mengalami pemanasan berlebihan yang dapat menyebabkan kejadian kebakaran.

Produsen mobil dilaporkan mengetahui delapan kejadian kebakaran yang melibatkan model Jaguar I-Pace di Amerika Serikat, tetapi tidak ada kecelakaan atau cedera yang dilaporkan.

Perusahaan otomotif yang dimiliki oleh Tata Motors tersebut belum dapat mengidentifikasi apakah terdapat cacat dalam cara perakitan paket baterai, tetapi mereka telah menemukan solusi untuk masalah ini.

NHTSA mengatakan bahwa Jaguar akan memperbarui perangkat lunak pada mobil yang terkena dampak untuk memantau modul kontrol energi baterai. Jika modul tersebut perlu diganti, Jaguar akan menggantinya secara gratis.

Pemasangan perangkat lunak baru pada mobil Jaguar yang terkena dampak akan dilakukan di diler Jaguar melalui pembaruan perangkat lunak secara daring.

Setelah pemasangan perangkat lunak, jika paket baterai mencapai titik di mana ia dapat mengalami pemanasan berlebihan, sistem akan memberi peringatan kepada pengemudi dengan sejumlah peringatan dan membatasi kapasitas pengisian mobil hingga 75 persen setiap kali mendeteksi potensi risiko kebakaran.

Produsen mobil ini mengatakan bahwa jika perangkat lunak baru mendeteksi risiko kebakaran, pemilik I-Pace akan diinstruksikan untuk kembali ke diler untuk inspeksi.

Jika modul baterai atau seluruh paket baterai perlu diganti pada saat itu, produsen otomotif ini akan mengurusnya dan biaya penggantian akan ditanggung oleh penarikan kembali tersebut tanpa dikenakan biaya, demikian disiarkan Hindustan Times, Sabtu (3/6).

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi