Komplotan Sempat Lompat ke Sungai, Polres Dairi Tangkap Bandar Narkoba

Komplotan Sempat Lompat ke Sungai, Polres Dairi Tangkap Bandar Narkoba
Komplotan Sempat Lompat ke Sungai, Polres Dairi Tangkap Bandar Narkoba (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Dairi dan Polsek Tigalingga berhasil menangkap terduga bandar narkoba berinisial AT (40) di lokasi pelarian di Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (16/4).

“Tersangka ditangkap di kebun sawit tanpa perlawanan,” kata Kasie Humas, AKP Syahril Ramadhan, Selasa (21/4).

Syahril menyebut, pengungkapan itu termasuk atas bantuan istri AT.

Ketika tim mendatangi rumah, di sana hanya ada istri. Melalui pendekatan, ibu rumah tangga tersebut bersedia menerangkan keberadaan AT hingga diringkus.

Syahril menyebut, AT sebelumnya diketahui menjalankan bisnis barang terlarang di Desa Pamah. Namun dia sempat berhasil kabur ketika gubuk tempat berkumpul digerebek.

“Kala itu, ia dan kelompok melompat ke sungai bernama Lau Gunung,” kata Syahril.

Dari hasil penggerebekan gubuk, ditemukan sejumlah barang bukti. Yakni 19 buah pipet tetes, 65 buah kaca pirex, 1 alat hisap (bong), 5 paket kecil bertuliskan 'paket 100'.

Selain itu, juga ditemukan paket 150 sebanyak 5 bungkus, paket 200 berjumlah 3 plastik, dan paket 250 sebanyak 3 plastik. Seluruh paket tersebut berisikan sabu.

Barang bukti berikut, kata Syahril, 1 klip berisikan sabu, 1 klip besar berisikan sabu, sehingga total berat keseluruhan seberat 4,55 gram.

“AT sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Syahril.

Terpisah, Kapolsek Tigalingga, Iptu Parlindungan Lumbantoruan menerangkan, penggerekan dilakukan tanggal 18 Maret lalu.

“Ketika itu, tak satupun berhasil ditangkap. 5 orang melompat ke sungai,” kata Parlindungan.

Melalui penelusuran intensif, jejak bandar, terendus. Ditangkap, Kamis, pekan lalu.

Parlindungan merinci, sesuai identitas kependudukan, AT beralamat di Desa Tanah Pinem Kecamatan Tanah Pinem. Bisnis dimainkan di Desa Pamah. Sedang tempat tinggal bersama keluarga berada di Aceh Tamiang.

“Anggota komplotannya akan kita tangkap. Lagi dilacak,” ujar Parlindungan.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi