Jelang Laga LSI, Skuad Garda Tamiang Turun ke Jalan Galang Dana

Jelang Laga LSI, Skuad Garda Tamiang Turun ke Jalan Galang Dana
Skuad SSB Garda Tamiang U-20 bersama pelatih dan orang tua turun ke jalan menggalang dana di Simpang Tugu Kota Kuala Simpang demi bisa berangkat ke Jawa Barat mengikuti pertandingan LSI 2023, Selasa (20/6/2023) (Analisadaily/Dede Harison)

Analisadaily.com, Kuala Simpang - Tim sepak bola Garda Tamiang terpaksa turun ke jalan menggalang dana untuk bisa berangkat mengikuti pertandingan bergengsi Liga Sentra Indonesia (LSI) 2023 yang dihelat di Cirebon, Jawa Barat.

Penggalangan dana digelar ditiga titik salah satunya di Simpang Tugu Kota Kuala Simpang dengan menyasar masyarakat atau pengendara yang melintas.

"Aksi melakukan penggalangan dana di jalan ini demi untuk anak-anak Garda Tamiang supaya bisa berangkat main di SLI," kata Ketua Garda Tamiang Syariful Alam di Kota Kuala Simpang, Selasa (20/6).

Diakui Syariful hal itu harus dilakukan karena SSB Garda Tamiang terkendala masalah anggaran untuk berlaga di turnamen tingkat nasional tersebut. Dibutuhkan biaya puluhan juta untuk kesebelasannya bisa terbang ke Pulau Jawa.

"Ini yang berangkat main di LSI SSB Garda Tamiang U-20 atau tingkat SMA. Sebelumnya kita juara di tingkat Regional Sumatera Utara," jelasnya.

Syariful Alam sendiri enggan berkomentar banyak saat disinggung dukungan dana dari pemerintah daerah dan instansi terkait membantu akomodasi keberangkatan anak asuhnya. Namun selama ini pihaknya sudah berupaya tidak hanya membawa proposal kepada pejabat eksekutif tapi juga berkoordinasi dengan anggota DPR RI dan DPRA asal Aceh Tamiang turut membantu.

"Tapi belum ada kejelasan sampai hari ini. Hanya dari anggota DPD RI Haji Uma (H Sudirman) sendiri yang ada perhatian berupa uang Rp1 juta," ucap Syariful.

Dalam konteks penggalangan dana ini ia melihat semangat anak-anak Garda Tamiang dan keluarganya sangat luar biasa. Sehingga Syariful Alam selaku Ketua Garda Tamiang bergabung dengan orang tua pemain melakukan penggalangan dana di jalan bahkan orang tua mereka masing-masing juga turut menyumbang dana.

"Biaya yang dibutuhkan untuk naik pesawat pulang pergi (PP), termasuk biaya makan dan mess penginapan selama seminggu disana juga belum tau pasti," ungkapnya.

Adapun jumlah uang yang terkumpul dari penggalangan dana di Kota Kuala Simpang sebesar Rp835.000. Dijadwalkan skuad Garda Tamiang akan berangkat ke LSI Cirebon pada hari Rabu malam 21 Juni 2023. Awalnya jumlah pemain yang akan berangkat sebanyak 21 orang, namun karena keterbatasan anggaran terpaksa dikurangi.

"Karena tidak ada anggaran dari 21 orang pemain hanya 12 orang yang bisa pergi dengan dua pelatih," tukasnya

(DHS/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi