Ide Sensory Play untuk Kembangkan Keterampilan Motorik Anak

Ide Sensory Play untuk Kembangkan Keterampilan Motorik Anak
Ilustrasi Sensory Play. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pada usia balita, anak-anak akan mempelajari banyak kemampuan mendasar yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan untuk berkomunikasi, kemampuan kognitif, kemampuan sosial emosional, kemampuan motorik halus, dan kemampuan motorik kasar.

Untuk mengembangkan semua keterampilan tersebut, bisa dengan permainan sensory play agar anak dapat belajar sambil bermain.

Sensory play atau permainan sensorik merupakan jenis permainan yang dapat melatih indra anak. Permainan ini akan mengembangkan indra peraba, perasa, penciuman, dan suara melalui cara yang mudah.

Sensory play bertujuan untuk membantu perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak-anak.

Berikut adalah beberapa ide sensory play yang dapat diterapkan pada anak-anak:

1.Pasir Cincau (Gelatin) Sensory Play:

- Campurkan pasir kinetik atau pasir

- kasar dengan air atau gelatin.

- Biarkan anak-anak merasakannya dengan tangan mereka.

- Tambahkan mainan kecil di dalamnya untuk membuatnya lebih menarik.

2. Pentil Air dan Cat Air:

- Gunakan kantong penyemprot air atau botol semprot untuk menyemprotkan air ke udara.

- Tambahkan pewarna makanan ke air untuk memberikan warna yang menarik.

- Anak-anak dapat menggunakan kertas atau kanvas untuk membuat karya seni dengan cat air.

3. Binatang Lunak dan Berbulu:

- Sediakan binatang-binatang lunak atau berbulu seperti boneka binatang atau bulu binatang.

- Biarkan anak-anak menyentuh, memegang, dan merasakannya.

- Diskusikan tentang tekstur dan suara yang dihasilkan saat menyentuhnya.

4. Gel Sensory:

- Campurkan gel berwarna dengan air dalam kantong ziplock.

- Anak-anak dapat merasakan teksturnya dan melihat bagaimana gel tersebut bergerak di dalam kantong.

5. Sensory Bins:

- Buatlah bak atau wadah besar yang diisi dengan bahan-bahan sensory seperti beras, lentil, atau pasir.

- Tambahkan mainan atau objek kecil untuk ditemukan anak-anak.

3. Pasta Berwarna:

- Gunakan pasta yang telah direbus dan tambahkan pewarna makanan ke dalamnya.

- Biarkan anak-anak mencampur dan merasakan pasta berwarna tersebut.

6. Sensory Walk:

- Rancang lintasan atau jalur di lantai dengan menggunakan kain beraneka warna atau bahan berbeda.

- Anak-anak dapat merasakan perbedaan tekstur di setiap bagian lintasan.

7. Ciuman dan Raba:

- Letakkan benda-benda dengan aroma khas di dalam kotak.

- Anak-anak dapat mencium dan merasakannya untuk menebak apa yang ada di dalam kotak.

8. Sensory Play dengan Makanan:

- Gunakan makanan seperti oatmeal, yogurt, atau buah-buahan sebagai bahan untuk meraba dan merasakannya.

9. Pensil Putar:

- Letakkan pensil dalam botol plastik transparan yang diisi dengan air dan glitter.

- Anak-anak dapat memutar botol untuk melihat efek visual dan merasakan getaran pensil di dalamnya.

Penting untuk selalu mengawasi anak-anak selama bermain dengan kegiatan sensory play dan memastikan bahwa bahan yang digunakan aman dan tidak menyebabkan alergi.

Selain itu, pilihlah kegiatan yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak.

(Magang/SIA)

(BR)

Baca Juga

Rekomendasi