Iskandar ST: Kami Tidak Terima Ketum NasDem Direndahkan

Iskandar ST: Kami Tidak Terima Ketum NasDem Direndahkan
Iskandar ST: Kami Tidak Terima Ketum NasDem Direndahkan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Ketua DPW NasDem Sumatera Utara Iskandar ST sangat menyayangkan terbitnya Majalah TEMPO edisi 13 April yang laporan utama pemberitaannya dinilai telah merendahkan harkat dan martabat Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Selain itu, laporan utama pemberitaan tersebut juga dinilai telah merusak, mengganggu. Tidak berdasarkan fakta dan data, hanya berdasarkan halusinasi, informasi dari warung kopi. Tidak mendapat narasumber yang bisa disampaikan dengan tegas.

"Ini menurut kami bukan sekadar hoaks, namun menjurus kepada fitnah. Selain itu, karikatur Pak Ketum Surya Paloh pada cover majalah tersebut dinilai tidak pantas karena merendahkan martabat sosok yang kini menjabat Ketua Umum Partai NasDem. Kami tidak terima," tegas Iskandar ST didampingi kader NasDem Salman Ginting, Ricky Anthony, Rahmansyah Sibarani dan lainnya di Kantor DPW NasDem Sumut, usai menerima aspirasi dari ribuan kader NasDem, yang mengecam pemberitaan TEMPO tersebut, Selasa (14/4/2026).

Menurut Iskandar ST, laporan utama yang disajikan oleh media TEMPO itu, juga sangat sumir dan berdampak sangat merugikan bagi NasDem. Penggunaan kata merger yang disebutkan akan terjadi antara Partai Gerindra dengan NasDem, merupakan hal yang tidak lazim bagi partai politik.

“Kita tidak kenal istilah merger dalam partai politik. Dalam partai politik itu yang dikenal adalah koalisi. Kalau koalisi itu sah-sah saja. Jadi tidak ada pembicaraan bahwa NasDem itu akan diakuisisi atau dibeli oleh pihak lain,” ungkapnya dan optimis jika Partai NasDem diciptakan untuk menjadi partai politik dalam rangka memperjuangkan kepentingan rakyat.

Karena itu, ia juga sangat yakin jika partai yang didirikan langsung oleh Surya Paloh tersebut tetap akan berada pada koridor politik untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

"NasDem dibentuk bukan untuk dijual. Tapi untuk memperjuangkan rakyat Indonesia melalui seluruh kadernya di seluruh Indonesia,” tegasnya.

NasDem Siap Bergerak

Di kesempatan itu, Iskandar dengan suara keras dan bernada geram menegaskan jika ada pihak–pihak yang ingin menggangu NasDem, pihaknya akan bergerak.

"Jangan ganggu NasDem, NasDem selama ini diam bukan karena takut. Kami tidak mau membuat kegaduhan, tapi sekali lagi kami diganggu, saya pastikan kami akan bergerak. Dan kami akan berhadapan dengan siapapun yang coba–coba mengganggu Partai NasDem. Apalagi menyangkut Ketua Umum kami," tegas Iskandar.

Saya minta berhenti, kepada Ahmad Ali, Bestari Barus saya ingatkan jika anda sudah di PSI, anda besarkan PSI. Jangan ikut campur dengan NasDem.

"NasDem punya aturan punya harga diri, punya program yang kami mampu menjalankan, tidak perlu anda. Anda sudah tidak terpakai di NasDem," pungkas Iskandar ST.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi