Kondisi RS Bachtiar Djafar Memprihatinkan, dr Ade Taufik SpOG Pertanyakan Kemampuan Manajerial Dirut Baru

Kondisi RS Bachtiar Djafar Memprihatinkan, dr Ade Taufik SpOG Pertanyakan Kemampuan Manajerial Dirut Baru
Kondisi RS Bachtiar Djafar Memprihatinkan, dr Ade Taufik SpOG Pertanyakan Kemampuan Manajerial Dirut Baru (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Sampai saat kondisi RS Bahctiar Djafar masih minim fasilitas, Sumber Daya Manusia (SDM) seperti tenaga medis maupun alat kesehatan, bahkan dokter spesialis.

Bahkan, Bed Occupancy Rate (BOR) atau presentase pemakaian tempat tidur di rumah sakit yang dibangun Tahun 2018 di Jalan Yos Sudarso, Medan Belawan itu sangat rendah. Dari sekitar 100 tempat tidur hanya 40 persen yang terisi. Begitu juga soal klaim BPJS hanya sekitar Rp5 Miliar pada tahun lalu.

Hal tersebut terungkap dari penjelasan Dirut RS Bachtiar Djafar M Muklis MKes dalam Rapat Triwulan I terkait kinerja rumah sakit tersebut dengan Komisi II DPRD Medan yang dalam rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi II Kasman Bin Marasakti Lubis didampingi Wakil Ketua Komisi II Modesta Marpaung dan dihadiri anggota Komisi II lainnya, Dr Ade Taufik SpOG, Dr Lily MBA, Henry Jhon Hutagalung dan lainnya, Selasa (14/4/2026).

Menyahuti hal tersebut anggota Komisi II DPRD Medan dr Ade Taufik SpOG merasa prihatin. Oleh karena itu politisi PKS itu mempertanyakan kemampuan menejerial Muklis selaku Direktur Utama (Dirut) yang baru diangkat itu dalam melakukan perubahan yang lebih baik ke depannya.

Ade Taufiq juga minta penjelasan kendala apa saja yang dihadapi pihak rumahbsajit sehingga belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Belawan.

"Di sini kemampuan pimpinan dituntut agar melakukan berbagai inovasi pengelolaan manajemen yang profesional," saran Taufik. Pihak manajemen lanjutnya, pertama sekali harus memetakan masalah kekurangan dan kelebihan RS.

"Dirut harus mampu memetakan kekuatan dan kelemahan. Sehingga tahu apa yang harus dilakukan untuk cari solusi. Saya dengar minimnya tenaga medis dan tidak berfungsinya OK (kamar bedah) hingga listrik sering padam selalu menjadi masalah," kata Taufik.

Untuk itu, pihak manajemen harus semangat jangan pantang menyerah. Bersaing sehat memberikan pelayanan yang terbaik. "Pelayanan harus ditingkatkan dan banyak yang harus dibenahi terkait sarana dan prasarana," pesannya.

Mendapat sorotan tajam dan kritikan dari sejumlah anggota dewan, Muklis terlihat kurang bersemangat. Bahkan, salah seorang anggota dewan melontarkan pertanyaan kenapa Muklis kurang gairah saat menyampaikan penjelasan. "Semangat pak, mari kita seriusi membenahi RS agar mampu bersaing dengan RS swasta di sekitar Medan Utara," tandas salah seorang dewan menyemangati.

Menyahuti kritikan dewan itu Muklis mengaku akan berbuat maksimal dan tetap berharap mendapat dukungan sepenuhnya dan masukan DPRD Medan.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi