BPBD Aceh Tenggara membersihkan sisa lumpur pascabanjir bandang di Aceh Tenggara. (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Aceh Tenggara - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara melaporkan sebanyak 53 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lawe Sigala-Gala pada Sabtu (9/5/2026) lalu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, merincikan bahwa di Desa Lawe Tua Persatuan terdapat 48 rumah yang terdampak, sementara di Desa Lawe Tua Makmur sebanyak 5 rumah.
"Data yang masuk terdiri dari tiga unit rumah rusak berat, 16 unit rusak sedang, dan 34 unit rusak ringan. Total ada 53 Kepala Keluarga atau sekitar 165 jiwa yang terdampak langsung bencana ini," ujar Asbi, Selasa (12/5/2026).
Terkait upaya penanganan, BPBD telah mengerahkan dua unit alat berat jenis excavator dan empat unit dump truck. Alat-alat tersebut difokuskan untuk membersihkan material sisa banjir berupa batu, kayu, dan lumpur yang sempat menutup ruas jalan nasional penghubung Kutacane-Medan.
Selain pembersihan material, layanan kebutuhan dasar juga mulai disalurkan. PDAM Tirta Agara dilaporkan telah mendistribusikan air bersih ke lokasi terdampak untuk membantu warga yang kesulitan akses air pascabencana.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) dan personel pemadam kebakaran masih terus bekerja di lapangan untuk membersihkan sisa lumpur di badan jalan. Tujuannya agar akses transportasi, baik roda dua maupun roda empat, kembali aman dan nyaman untuk dilintasi," pungkas Asbi. (RH)(WITA)











