Api Pentakosta Bergema di Deliserdang, PGPI-P Sumut Serukan Gerakan Kebangkitan dan Penyelamatan Jiwa (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com,Deliserdang-Semangat api Pentakosta kembali bergema dan berkobar dalam Ibadah Perayaan Paskah Pentakosta Perkumpulan Gerakan Pentakosta Indonesia Pembaharuan (PGPI-P) Sumatera Utara yang digelar penuh sukacita di Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI) Diski, Jalan Sei Mencirim Pasar VI, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Kamis (7/5/2026).
Ibadah yang berlangsung meriah dan penuh urapan Roh Kudus itu menjadi momentum kebangkitan rohani bagi para pendeta, gembala sidang, pengurus organisasi, kaum muda hingga jemaat yang hadir dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Mengusung tema “Hai Maut, Dimanakah Sengatmu?” (1 Korintus 15:55), perayaan Paskah Pentakosta PGPI-P Sumut menegaskan pentingnya gerakan kebangkitan iman dan langkah nyata untuk melaksanakan Amanat Agung Yesus Kristus: memberitakan Injil, menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang serta terus mengobarkan api Pentakosta.
Subtema yang diangkat juga mengajak seluruh umat percaya, khususnya keluarga besar PGPI-P Sumut, menjadi pionir dan garda terdepan dalam menjalankan panggilan Tuhan sebagai perpanjangan tangan-Nya untuk membawa keselamatan bagi umat manusia.
Ketua PGPI-P Sumut, Pdt Dr Baginda Nainggolan, MA, MTh dalam khotbahnya menegaskan kebangkitan Yesus Kristus menjadi bukti nyata kuasa Allah yang juga bekerja dalam kehidupan setiap orang percaya.
“Kalau Yesus tidak terhalang oleh apa pun untuk bangkit dari kubur, maka kita yang percaya kepada-Nya juga dapat mengalami kuasa kebangkitan yang sama. Roh yang membangkitkan Yesus adalah Roh yang sama yang Tuhan karuniakan dalam hidup kita,” tegasnya disambut amin jemaat.
Menurutnya, kebangkitan bukan hanya berbicara tentang kematian secara jasmani, tetapi juga kebangkitan dari berbagai keterpurukan hidup seperti kegagalan usaha, kehancuran rumah tangga, sakit penyakit yang tak kunjung sembuh, persoalan ekonomi, hingga pergumulan hidup yang terasa mustahil diselesaikan manusia.
“Roh Kudus sanggup memulihkan dan mengangkat setiap orang percaya dari segala persoalan. Setiap orang yang mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat memiliki otoritas untuk mengalahkan maut dan hidup dalam kemenangan,” ujar Pdt Dr Baginda penuh semangat.
Rangkaian ibadah diawali dengan prosesi para pendeta, pengurus PGPI-P Sumut, panitia serta tamu undangan. Suasana semakin khidmat ketika Lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan dipandu Pdt M Susanna Batubara, SE, STh.
Sepanjang ibadah, puji-pujian dan penyembahan menggema penuh sukacita. Para peserta tampak antusias mengangkat tangan memuliakan Tuhan, menandakan semangat baru untuk semakin mengibarkan Panji Kristus dan mengobarkan Api Pentakosta di tengah masyarakat.
Usai ibadah, Pdt Dr Baginda menegaskan PGPI-P Sumut tidak ingin hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan seremonial keagamaan, tetapi harus hadir melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Kita harus bergerak keluar menjangkau mereka yang mengalami kesulitan, mengunjungi panti sosial, tanggap terhadap bencana, serta hadir bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Tidak ada yang mustahil jika Allah dilibatkan dalam setiap aktivitas pelayanan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa PGPI-P Sumut tengah mendorong pembekalan bagi para pendeta dan pengurus agar tetap berjalan sehati sepikir dalam kasih Kristus demi memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan.
Sementara itu, Ketua Pembina Panitia, Drs Malem Keliat, MPd menekankan pentingnya menjadikan Firman Tuhan sebagai dasar utama pelayanan organisasi.
“Lewat pemberitaan Firman Tuhan, banyak jiwa dapat dipulihkan dan mengalami perubahan hidup,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bendahara Panitia Paskah PGPI-P Sumut, Pdt M Susanna Batubara, yang mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kekompakan dan kerja sama seluruh pengurus serta panitia.
Ketua Panitia, Pdt Dr Chassan Lubis, MTh juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya perayaan Paskah Pentakosta tersebut.
“Pemberitaan Firman Tuhan yang penuh api dan kuasa membuat para pendeta, gembala sidang, dan jemaat semakin termotivasi mengibarkan Panji Kristus dan mengobarkan Api Pentakosta,” ungkapnya.
Dalam bidang kepemudaan, Ev Ratu Tamara Georgia, SH yang turut terlibat dalam kepanitiaan berharap adanya pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda melalui pelatihan dan Bible Study agar pemahaman mereka terhadap Firman Tuhan semakin kuat.
“Anak muda harus dipersiapkan menjadi garam dan terang dunia,” katanya.
Selain Ketua PGPI-P Sumut, acara tersebut juga dihadiri Sekretaris PGPI-P Sumut Pdt Jonathan Lawrence Nainggolan, SH, MTh, bendahara Pdt Vera Mondigir, STh, unsur penasihat Bishop Eliver Jonny Hutahaean, SH, MMin dan Pdt Drs Sahat Manik, MA, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya seperti Pdt Ramlan Sihombing, STh dari GSMB dan Pdt Imanta Peranginangin, SE dari GIBRAN.
Selaku tuan rumah, Gembala GJAI Diski, Pdt Dr Lusin Tarigan, MTh mengucapkan syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan baik dan penuh berkat.
“Semua ini terjadi karena anugerah Tuhan. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada GJAI Diski menjadi tempat pelaksanaan ibadah Paskah Pentakosta PGPI-P Sumut 2026. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” ujarnya sebelum menutup sambutan dengan seruan penuh semangat:
“Kibarkan Panji Kristus, Kobarkan Api Pentakosta!” (rel/js)
(NAI)











