Analisadaily.com, Medan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara dipadati warga sejak pagi. Halaman kantor di Jalan AH Nasution No 6 Medan itu berubah ramai saat Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar, Kamis (21/5/2026). Minyakita dan gula pasir menjadi komoditas yang paling diburu masyarakat.
Sejak sebelum kegiatan dibuka sekitar pukul 09.00 WIB, ratusan warga dari kawasan Medan Polonia dan Medan Johor sudah memadati lokasi. Mereka bergegas mendatangi stan-stan yang menjual berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Minyakita, gula pasir hingga telur ayam. Harga yang lebih murah dibanding pasaran menjadi daya tarik utama.
“Di sini harga Minyakita cuma Rp15.500 per liter, sementara di luar bisa Rp15.700 per liter,” ujar Nurlela, warga Jalan Karya Jaya Medan.
Menurut ibu dua anak itu, harga beras SPHP yang dijual di GPM juga lebih terjangkau. Beras kemasan 5 kilogram dijual Rp59.000, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai sekitar Rp62.000.
“Saya langsung beli dua karung tadi,” katanya sambil menunjukkan beras yang dibawanya.
Namun, tingginya antusiasme warga membuat sejumlah komoditas cepat habis. Gula pasir menjadi salah satu barang yang paling cepat ludes diserbu pembeli.
“Tadi saya mau beli gula pasir, tapi sudah habis,” keluh Nurlela.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Wira Okriadi Lubis, mengakui tingginya minat masyarakat di luar perkiraan panitia.
“Hari ini antusiasme masyarakat untuk berbelanja di GPM memang cukup tinggi, sehingga beberapa bahan pokok kehabisan stok,” ujarnya didampingi Sub-Koordinator Distribusi dan Cadangan Pangan, Seri Ukur Sembiring.
Melihat tingginya kebutuhan masyarakat, pihaknya berencana kembali menggelar GPM pada awal pekan depan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026).
“Kami masih mendiskusikan kemungkinan pelaksanaan GPM lagi pada Senin atau Selasa depan, supaya masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok menjelang Iduladha,” kata Wira.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Fariz H Hutagalung, melalui Sekretaris Dinas Yusfahri Perangin-angin, menyebutkan kegiatan GPM kali ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Sumatera Utara.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, tetapi juga membantu daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Iduladha,” ujarnya. (MUL)











