Sampaikan Klarifikasi dan Maaf Secara Resmi, Pemkab Deliserdang Bantah Sebut Panitia Piala AFF U-19 Menghilang

Sampaikan Klarifikasi dan Maaf Secara Resmi, Pemkab Deliserdang Bantah Sebut Panitia Piala AFF U-19 Menghilang
Kepala Bidang Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Deliserdang, M. Awal Kurniawan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Deliserdang - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Deliserdang akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kesalahpahaman yang sempat memicu kegaduhan publik terkait kewajiban pajak hiburan pada penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumut.

Merespons pemberitaan di sejumlah media massa belakangan ini, Kepala Bidang yang membidangi urusan perekonomian Bapenda Deliserdang menyampaikan klarifikasi resmi dan meluruskan sejumlah diksi negatif yang telanjur beredar.

Pihak Bapenda Deliserdang secara tegas membantah adanya pernyataan resmi dari institusi mereka yang menyebutkan panitia penyelenggara 'menghilang' atau kabur setelah turnamen selesai.

"Pernyataan yang menyebutkan 'panitia menghilang' atau 'panitia kabur' sebagaimana dimuat dalam beberapa artikel adalah kekeliruan yang sangat disayangkan dan merupakan hasil pemelintiran kalimat dari media. Tidak pernah ada pernyataan resmi dari kami yang mengandung diksi negatif tersebut," tegas Kepala Bidang Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Deliserdang, M. Awal Kurniawan dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2026).

Pihak Bapenda memaklumi bahwa sebagai event berskala internasional, Piala AFF U-19 melibatkan proses administrasi yang sangat kompleks. Jeda waktu koordinasi pasca-acara yang sempat terjadi diakuinya sempat ditafsirkan kurang tepat dalam komunikasi internal, namun bukan berarti panitia sengaja menghindar.

Buntut dari kegaduhan komunikasi yang terjadi di ruang publik, Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Bapenda menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh unsur penyelenggara sepak bola tanah air.

Pihak yang Dituju: Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 2026, Pengurus Daerah (Pengda) PSSI Sumatra Utara, dan jajaran Pengurus Pusat PSSI.

Harapan Bapenda: Memohon agar kegaduhan yang sempat timbul dimaklumi sebagai bagian dari dinamika koordinasi administratif pasca-penyelenggaraan acara besar.

Mengenai substansi penagihan, Bapenda Deliserdang menggarisbawahi bahwa langkah mereka ke depan bukanlah untuk mengejar atau menyalahkan pihak tertentu. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, pajak hiburan merupakan pungutan dari penonton (melalui tiket) yang memang harus disetorkan kepada kas daerah.

Oleh karena itu, Bapenda menyatakan siap mendampingi pihak panitia secara profesional demi menyelesaikan kewajiban administratif ini dengan pendekatan kekeluargaan.

Mengakhiri klarifikasinya, Pemkab Deliserdang menegaskan komitmennya untuk tidak kapok dan akan terus mendukung penuh setiap event olahraga, khususnya sepak bola yang digagas oleh PSSI di wilayah mereka.

Bapenda tidak ingin insiden salah komunikasi ini menjadi preseden buruk yang menyurutkan niat PSSI untuk kembali menggelar turnamen bergengsi di Sumatra Utara.

Ke depan, Pemkab Deliserdang bahkan berjanji siap memfasilitasi percepatan perizinan serta meminimalisir kendala teknis bagi PSSI demi kemajuan olahraga daerah.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi