Perjalanan Panjang Panguhum Nasution, Menapaki Puncak Karirnya Sebagai Birokrat

Perjalanan Panjang Panguhum Nasution, Menapaki Puncak Karirnya Sebagai Birokrat
Perjalanan Panjang Panguhum Nasution, Menapaki Puncak Karirnya Sebagai Birokrat (analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com,Padanglawas - Panguhum Nasution pria kelahiran 20 Januari 1979 di Desa Tanjung Baru Kecamatan Batanglubu Sutam, akhirnya menapaki puncak kariernya sebagai birokrat di Pemerintah Kabupaten Padanglawas, seteIah ia dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan menjadi Sekretaris Daerah Padanglawas beberapa hari yang lalu.

Karir birokrat Panguhum terbilang mulus meskipun mengalami pasang surut di tengah dinamika politik daerah.

Melihat dari karir dan pengalaman Panguhum Nasution, ia bukanlah orang baru berkiprah di ASN. Ayah dari tiga anak ini tergolong sudah banyak mengenyam asam garamnya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Berbagai jabatan pun sudah pernah ia emban sebagai pejabat karir di ASN. Panguhum memulai karir sebagai ASN tahun 2003 di Kabupaten Mandailing Natal.

Setelah Padanglawas menjadi kabupaten baru, Panguhum Nasution kemudian pindah tugas ke Padanglawas, dan mulai berkarir di Badan Kepegawaian Daerah ( BKD).

Pada tahun 2008 ia menjabat sebagai Pelaksana Kasubbid Mutasi di BKD. Kemudian pada tahun 2009 mulai meningkat sebagai Kasubbid Pengangkatan, hingga pada tahun 2011 dilantik sebagai Kabid Data dan Program.

Hanya berselang satu tahun yaitu pada 2012, ia dipercaya sebagai Pj Kepala Kantor Kesbang. Kemudian pada tahun 2015 ia diberi amanah sebagai Pj Sekretaris DPRD, hingga pada tahun 2017 dilantik sebagai Sekretaris DPRD Padanglawas.

Selesai dari jabatan Sekretaris DPRD Padanglawas, pada tahun 2018 ia menduduki posisi Jabatan Tinggi Pratama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Padanglawas. Dan terakhir pada tahun 2021 Panguhum Nasution dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra pada Setdakab Padanglawas.

Sebagai putra Padanglawas, pria yang kini menginjak usia 47 tahun ini mengaku, memiliki niat dan komitmen yang kuat untuk mengabdikan karirnya sebagai ASN guna membangun daerah Padanglawas.

Pria yang hobi membaca buku ini, kini punya tugas berat dipundaknya setelah diambil sumpah menjabat Sekretaris Daerah Padanglawas. Bukan hanya menata birokrasi dan membangun konsolidasi antar organisasi perangkat daerah, tapi ia juga dituntut harus mampu meningkatkan mutu pelayanan masyarakat.

Penunjukan Panguhum Nasution sebagai Sekretaris Daerah yang saat ini masih merangkap jabatan sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesra, sudah diperkirakan sebelumnya.

Apalagi dunia birokrasi dan pembenahan disiflin ASN Padanglawas tengah menghadapi berbagai tantangan dan butuh sentuhan orang yang tepat.

Sebagai orang nomor satu dijajaran Aparatur Sipil Negara, tentu untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah butuh figur yang memiliki komitmen dan kesungguhan untuk membenahi aparatur dan birokrasi Pemerintahan Padanglawas.

Tidak hanya itu, tantangan dan tanggungjawab yang lebih berat telah nyata di depan mata. Termasuk bagaimana menyusun dan menata kelola keuangan daerah atau APBD Padanglawas, ditengah tingginya tekanan efisiensi anggaran.

Untuk menjawab semua itu tentu membutuhkan perhatian ekstra.

Malah untuk jangka panjang, sebagai Sekretaris Daerah harus mampu menerjemahkan visi misi kepala daerah yang telah menjadi bagian dari rumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) yang ditetapkan sebagai peraturan daerah

Lantas bagaimana trik kandidat doktor dari USU ini untuk memanejerial tugas berat dipundaknya, ini yang ia sampaikan ketika dijumpai di ruang kerjanya.

"Pertama tentu saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Bupati Padanglawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, yang telah memberikan amanah jabatan Sekretaris Daerah ini kepada saya," katanya.

Ia juga memohon doa dan dukungan dari semua pihak senantiasa diberi kemudahan dalam mengemban tugas berat yang kini ada di depan mata.

Menurut ayah dari tiga anak ini, tugas pertama yang harus ia lakukan adalah, melakukan penataan birokrasi, konsolidasi, serta bagaimana membangun kolaborasi bersama kepala SKPD.

Bagi Panguhum Nasution buah pasangan dari H Mhd Sain Nasution dan Hj Longayan Lubis ini, tugas berat itu tidak bisa diselesaikan sendiri sendiri. Tapi dibutuhkan koordinasi dan kesamaan visi untuk mewujudkan apa yang menjadi impian bersama.

Terpenting lagi menurut Panguhum dalam menjalankan roda pemerintahan, bagaimana mengikat dan membangun komitmen bersama dalam menuntaskan berbagai tugas yang dihadapi.

Anak paling sulung dari enam bersaudara ini mengungkapkan, selain itu tugas lainnya bagaimana melakukan pembenahan dan peningkatan disiflin ASN sehingga memiliki tanggungjawab moral dan memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

" Kemudian yang tidak kalah pentingnya bagaimana mewujudkan visi misi kepala daerah yang berorientasi untuk menyejahterakan masyarakat dan mewujudkan Padanglawas maju," sebutnya.

Di samping disiplin ASN dan tugas tugas pokok lainnya, yang tidak kalah pentingnya menurut pria dengan tinggi badan 165 cm ini, bagaimana mengintegrasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk satu visi dalam mengawal dan mewujudkan visi misi kepala daerah untuk Padanglawas maju.

"Inilah saya kira tugas tugas besar yang menjadi target dan tujuan bersama sehingga visi misi kepala daerah bisa terwujud," sebutnya.

Di samping itu, ia kemudian mengajak seluruh pimpinan OPD untuk saling mendukung dan bekerjasama dalam menuntaskan seluruh program yang telah digariskan.

"Kerjasama dan komitmen adalah kunci utama, karena sesungguhnya kita ini tidak ada yang supermen yang bisa bekerja sendiri sendiri," tegasnya.

Riwayat Pendidikan

Dalam riwayat pendidikan, Panguhum Nasution tercatat sebagai alumni strata satu dari Universitas Medan Area ( UMA) tamat pada tahun 2003 dengan gelar S.Sos.

Di perguruan tinggi yang sama Panguhum Nasution kembali melanjutkan pendidikan S2 dengan gelar M.Ap. Tidak sampai disitu saat ini Panguhum Nasution sedang melakukan penyusunan Desertasi program doktor S3 di Universitas Sumatera Utara ( USU) dengan mengambil jurusan studi pembangunan.

Di luar birokrasi, ternyata Panguhum Nasution sejak menyandang status mahasiswa hingga sekarang memiliki segudang pengalaman dan aktif di berbagai organisasi.

Seperti di Nahdlatul Ulama (NU) pernah menjabat sebagai Bendahara PC NU Padanglawas. Selain itu ia juga aktif di organisasi KAHMI dan Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) sebagai Ketua Kabupaten Padanglawas.

Untuk menambah wawasan keilmuan dan kepemimpinan, Panguhum juga telah mengikuti pelatihan Diklat PIM III pada tahun 2013. Kemudian tahun 2022 Panguhum Nasution juga telah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) dan dinyatakan sebagai lulusan terbaik

Penunjukan Panguhum Nasution diharapkan menjadi titik awal dalam melakukan pembenahan ASN di lingkungan Pemerintahan Padanglawas.

Sehingga apa yang diharapkan bupati untuk menata aparatur bisa terwujud.

“Sekali lagi terima kasih saya ucapkan kepada pimpinan, semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan sebaik-baiknya, mohon doa dan dukungannya untuk sama sama kita memajukan Padanglawas,” papar Panguhum.

(ATS/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi