Lily Ajak Masyarakat Maknai Isi Kandungan Pancasila

Lily Ajak Masyarakat Maknai Isi Kandungan Pancasila
Lily Ajak Masyarakat Maknai Isi Kandungan Pancasila (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan – Anggota DPRD Medan Dr Lily,MBA, MH menggelar pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (Wasbang) di Jalan Pertempuran, Kelurahan P Brayan. kota, Kecamatan Medan Barat, Minggu (13/7/2026).

Politisi PDIP ini mengajak peserta memahami makna yang terkandung dalam lambang Garuda Pancasila, sekaligus mengingat kembali sejarah pendidikan Pancasila di Indonesia.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa jumlah bulu pada tubuh Garuda Pancasila memiliki makna yang berkaitan dengan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni 17 Agustus 1945. Rinciannya, terdapat 17 helai bulu pada masing-masing sayap, delapan helai pada ekor, 19 helai di bawah perisai atau pangkal ekor, serta 45 helai pada leher.

Menurutnya, pemahaman terhadap simbol-simbol tersebut penting agar masyarakat semakin mengenal identitas bangsa dan tidak melupakan dasar negara. Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan Pancasila telah diajarkan sejak lama melalui berbagai mata pelajaran, mulai dari Pendidikan Moral Pancasila (PMP), kemudian berubah menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

"Pada masa lalu mahasiswa juga diwajibkan mengikuti Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Pancasila merupakan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ucap Lily.

Ia menjelaskan lima prinsip yang menjadi landasan kehidupan berbangsa, yakni semangat kebangsaan, internasionalisme atau peri kemanusiaan, musyawarah untuk mufakat, kesejahteraan sosial, serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih anggota Komisi 2 ini menekankan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, baik dari sisi wilayah maupun masyarakatnya. Perbedaan suku, agama, dan budaya tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan bangsa.

"Negara ini dibangun untuk semua, bukan untuk satu orang atau satu golongan. Karena itu, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesejahteraan melalui kerja keras dan semangat gotong royong, sehingga cita-cita mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai.

Lily tidak lupa mengajak agar peserta agar terus mempelajari Pancasila dan memahami sejarah bangsa sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

"Agar nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tuturnya.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi