Pasca Kecelakaan Maut di Sibolangit, Jalur Wisata Medan-Berastagi Sudah Bisa Dilalui Normal

Pasca Kecelakaan Maut di Sibolangit, Jalur Wisata Medan-Berastagi Sudah Bisa Dilalui Normal
Pasca Kecelakaan Maut di Sibolangit, Jalur Wisata Medan-Berastagi Sudah Bisa Dilalui Normal (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Deliserdang - Aparat gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek Pancur Batu, dan personel Ditlantas Polda Sumatera Utara bergerak cepat melakukan penanganan pascakecelakaan beruntun di jalur wisata Medan–Berastagi.

Insiden maut yang melibatkan sembilan kendaraan ini terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Jumat (17/7) sekitar pukul 10.30 WIB.

Proses penanganan di lokasi dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak. Kapolrestabes turun ke lapangan untuk memastikan seluruh personel bekerja terpadu dalam mengevakuasi korban serta mempercepat pembukaan jalur agar kembali dapat dilalui masyarakat.

Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh satu unit truk Fuso bermuatan galon air mineral yang mengalami rem blong saat melaju dari arah Tanah Karo menuju Medan. Truk tersebut kemudian kehilangan kendali dan menghantam delapan kendaraan lain di depannya, dengan rincian dua truk Colt Diesel, lima minibus, dan satu sepeda motor.

Berdasarkan data sementara, kecelakaan beruntun ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan orang mengalami luka-luka. Seluruh korban luka saat ini telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, termasuk beberapa di antaranya yang harus dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan untuk penanganan medis intensif.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa fokus utama pihak kepolisian sejak menit pertama kejadian adalah menyelamatkan nyawa para korban dan memulihkan akses mobilitas publik.

"Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan–Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," ujar Kombes Pol. Ferry Walintukan.

Langkah evakuasi kilat yang dilakukan petugas gabungan berhasil memindahkan seluruh bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan ke bahu jalan. Berkat kesigapan tersebut, akses dari arah Medan menuju Berastagi maupun sebaliknya kini sudah kembali dibuka dan arus lalu lintas berangsur normal sepenuhnya.

Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan, pengemudi truk Fuso yang diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan maut ini telah diamankan di Polsek Pancur Batu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak Polda Sumut juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban meninggal dunia. Hingga sore ini, proses penyelidikan intensif guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan masih terus berjalan di bawah penanganan penyidik bersama Unit Gakkum Satlantas.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi